BPOM Imbau Masyarakat Segera Laporkan Penemuan Produk Kosmetik yang Diduga Ilegal

I Made Bagus Garametta berharap, masyarakat segera menanyakan atau melaporkan jika menemukan produk yang membahayakan kesehatan ke call centre.

BPOM Imbau Masyarakat Segera Laporkan Penemuan Produk Kosmetik yang Diduga Ilegal
SURYA/SULVI SOFIANA
Miss Klik menunjukkan aplikasi Cek Klik dalam Kampanye Cerdas Memilih Kosmetik di Hotel Bumi, Sabtu (15/12/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kepala BBPOM Surabaya, I Made Bagus Garametta mengatakan, jika ragu terhadap keamanan obat dan makanan atau mencurigai adanya peredaran obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan, dan pangan yang membahayakan kesehatan, masyarakat diminta untuk menanyakan langsung ke BPOM.

I Made Bagus Garametta berharap, masyarakat segera menanyakan atau melaporkan jika menemukan produk yang membahayakan kesehatan ke call centre yang telah disediakan.

"Pengawasan Obat dan Makanan adalah tanggungjawab kita bersama, jika ada hal yang aneh, hubungi 1500533," ucap I Made Bagus Garametta.

Produk Kosmetik Ilegal Bertebaran, BPOM Ajak Generasi Milenial Cerdas Memilih Kosmetik

I Made Bagus Garametta mengungkapkan, masyarakat tidak perlu khawatir soal laporannya kepada BBPOM Surabaya.

Sebab, BBPOM Surabaya akan selalu merahasiakan laporan adanya produk kosmetik ilegal, asalkan dilaporkannya jelas sehingga segera diperiksa

"Paling banyak itu produk impor, karena banyak peminatnya juga," urainya.

Identifikasi Tanda Kendaraan Laik Jalan, Kaca Depan Bus di Terminal Arjosari Ditempelkan Stiker

Selain itu menurutnya generasi milenial bisa lebih mudah memeriksa produk dengan menerapkan cek ”KLIK” atau cek Kemasan, Label, Izin, Edar, Kedaluarsa melalui aplikasi smartphone.

"Kalau produknya tidak ditemukan di aplikasi berarti belum berizin, atau keluar produknya ternyata berbeda dengan produknya yang dicek," pungkasnya.

Berikut Tiket dari Stasiun Malang yang Masih Tersedia Jelang Natal dan Tahun Baru

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved