Berita Malang

Bakso Priangan Mang Yayat di Kota Malang, Sediakah Tempat Khusus Perempuan Bercadar Demi Privasi

Bakso Priangan Mang Yayat di Kota Malang, Sediakah Tempat Khusus Perempuan Bercadar Demi Privasi.

Bakso Priangan Mang Yayat di Kota Malang, Sediakah Tempat Khusus Perempuan Bercadar Demi Privasi
TRIBUNMADURA/BENNI INDO
Bakso Priangan Mang Yayat yang berada di Jl Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu (29/12/2018). Di sini, terdapat ruangan khusus perempuan bercadar. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG – Warung Bakso Priangan Mang Yayat di Kota Malang terlihat ramai pada Sabtu (29/12/2018). Setiap akhir pekan, pembeli jauh lebih banyak dari hari-hari biasa. Namun tak seperti warung pada umumnya, di warung ini terdapat ruangan khusus yang diperuntukkan bagi para perempuan bercadar.

Ruangan itu berukuran sekitar 4x2 meter dengan kapasitas sepuluh orang. Ruangan khusus bercadar itu terletak di bagian belakang warung. Ruangan yang didesain khusus perempuan bercadar itu baru saja dibuka sekitar seminggu belakangan. Ruangannya tertutup selambu.

Manager Bakso Priangan Mang Yayat, Muhammad Yoesuf, mengatakan tempat makan khusus bagi perempuan bercadar baru dimulai setelah adanya perluasan warung. Ruangan khusus itu dibuat karena warung Bakso Priangan Mang Yayat sering juga dikunjungi konsumen bercadar.

Car Free Day di Arek Lancor Pamekasan Jadi Surga Pecinta Kuliner Khas Daerah

Selain itu, latar belakang ayah Yoesuf, Yayat Hidayat, adalah seorang santri. Dengan adanya tempat khusus perempuan bercadar itu, Yoesuf ingin memberikan kenyamanan bagi para konsumennya.

"Juga ada hubungannya dengan latar belakang bapak yang seorang santri. Kebetulan juga di sini  banyak pengunjung yang menggunakan cadar," kata Yoesuf.

Salah satu pelanggan tetap bakso Priangan Mang Yayat adalah seorang habaib yang tinggal di Kota Malang.Yoesuf bercerita, suatu ketika rombongan habaib yang juga pelanggan bakso priyangan berkunjung bersama keluarga.

Namun saat itu hanya pihak lelaki saja yang keluar untuk makan di warung. Sementara para perempuan yang bercadar tetap berada di dalam mobil. Para perempuan bercadar tidak makan bersama rombongan keluarga di dalam warung.

Banyak Kabel Fiber Semrawut di Jl Borobudur Kota Malang, Wali Kota Sutiaji Langsung Menggergajinya

Berangkat dari kebutuhan pengunjung itulah, ketika ada kesempatan memperlebar lahan warung, dibuatlah tempat makan khusus perempuan bercadar.

"Allhamdulilah bisa dikontrak dan akhirnya ada tempat khusus buat cadar ruangan ini luasnya 4 x 2. Dulu ini tempat orang jual mie. Kita siapkan 2 meja dengan 8 kursi di ruangan bercadar ini," jelas Muhammad Yoesuf.

Namun terkadang ruangan khusus untuk perempuan bercadar juga dipakai untuk perempuan tidak bercadar. Palagi ketika pengunjung sudah memenuhi kapasitas di bagian depan.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved