Berita Pamekasan

Batik Sekar Jagad Ghepper Karya Herdyanto Wijaya, Dipakai Bangsawan hingga Jadi Ikon Pamekasan

Seperti batik Sekar Jagad Ghepper, karya desainer lokal Kabupaten Pamekasan, Herdyanto Wijaya.

Batik Sekar Jagad Ghepper Karya Herdyanto Wijaya, Dipakai Bangsawan hingga Jadi Ikon Pamekasan
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Batik Sekar Jagad Ghepper asal Pamekasan yang dijadikan busana oleh desainer Pamekasan, Herdyanto Wijaya, Rabu (2/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebagai bangsa Indonesia, kita tentu merasa bangga akan batik sebagai warisan budaya bangsa.

Terlebih lagi, sejak tahun 2009, batik mendapat pengakuan Internasional dan secara resmi menjadi bagian dari Unesco sebagai Budaya Tak Benda Warisan Manusia.

Untuk memperingati hal ini, Indonesia menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional.

Tanpa disadari, batik telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Puluhan Karyawan SPBU Pandanrejo Kota Batu Demo, Tuntut Perusahaan Beri Kejelasan Hak Pegawai Tetap

Batik nyaman digunakan untuk bekerja, mengikuti acara keluarga, hingga menghadiri acara resmi.

Batik juga mudah ditemukan pada berbagai bentuk serta tingkatan, baik dalam bentuk kain, produksi massa pakaian jadi, maupun produk haute couture karya desainer Indonesia.

Meski sama-sama warisan budaya bangsa, setiap motif batik memiliki nama dan makna berda-beda.

Kenali 3 Sumber Stres yang Bisa Terjadi pada Seseorang, Waspada Ancaman Gangguan yang Ditimbulkan

Seperti batik Sekar Jagad Ghepper, karya desainer lokal Kabupaten Pamekasan, Herdyanto Wijaya.

Herdyanto Wijaya mengatakan, batik Sekar Jagad Ghepper memiliki arti bunga sejagad raya dengan makna filosofi persatuan dalam keberagaman seperti bercampurnya semua motif batik.

"Motif bunga-bunga yang bertaburan melambangkan kebahagiaan dan harapan. Motif kupu-kupu pada batiknya ada dua, jantan dan betina yang merupakan simbol kedudukan yang tinggi dan selalu rukun sejahtera," ujarnya, Rabu (2/1/2019).

Sandiaga Uno Janji Pembangunan Tol Cikopo-Palimanan Tak Bebani Utang Negara Jika Terpilih

Herdyanto Wijaya mengaku, pernah membuat busana batik memakai kain dengan motif Sekar Jagad Ghepper, bernama Potre Pamelingan.

Menurut Herdyanto Wijaya, batik Sekar Jagad Ghepper merupakan batik yang dipakai oleh para bangsawan dan kini menjadi ikon batik di Kabupaten Pamekasan.

"Batik Sekar Jagad Ghepper biasanya hadir dalam selembar kain batik full motif dengan warna lembayung memanjakan mata. Tekstur irisan setiap motifnya bercorak dan bervariatif. Nah, di situlah kekuatan dan keindahan dari batik Sekar Jagad Ghepper," tegasnya.

Pamit Memancing, Pria Asal Blitar Ditemukan Tewas di Tepi Sungai Brantas Lengkap dengan Alat Pancing

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved