Berita Surabaya

Penjualan Mobil DFSK Wilayah Jatim Tuai Respons Positif, Tipe Glory 580 Disebut Jadi Faktor Penentu

Sebagai pemain baru di pasar otomotif tanah air, Dongfeng Sokon atau DFSK berhasil menuai respons positif di kalangan masyarakat wilayah Jatim.

Penjualan Mobil DFSK Wilayah Jatim Tuai Respons Positif, Tipe Glory 580 Disebut Jadi Faktor Penentu
GRIDOTO/IVAN CASAGRANDE MOMOT
DFSK Glory 580 versi modifikasi saat ditampilkan di booth DFSK di GIIAS 2018. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA – Sebagai pemain baru di pasar otomotif tanah air, Dongfeng Sokon atau DFSK berhasil menuai respons positif di kalangan masyarakat wilayah Jatim.

Terhitung sejak mulai penjualan resmi di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2018 pada September lalu hingga Desember 2018, penjualan DFSK wilayah Jawa Timur, telah menebus 100 unit.

Regional Sales Manager Jatim PT Sokonindo Automobil, Mohammad Stern Hecransa menjelaskan, total penjualan tersebut masih ditopang oleh tipe Glory 580 SUV 7 seaters dengan capaian sebesar 60 persen.

Hari Kedua Tahun Baru 2019, Bukit Pantai Jumiang Pamekasan Dikunjungi 5000 Wisawatan

Total penjualan tersebut, juga ditopang pikep Super Cab sebesar 40 persen dari tiga dealer DFSK di Jatim yakni, dua di Surabaya dan satu di Sidoarjo.

“Karena memang Super Cab ini bermain di segmen pikep low. Secara market dibandingkan segmen SUV, masih besar di segmen SUV seiring dari pergerakan market otomotif di Surabaya,” jelasnya kepada TribunJatim.com, Rabu (2/1/2019).

Pihaknya memproyeksikan, pejualan DFSK wilayah Jatim di 2019 ini nanti, bisa terus tumbuh di kisaran 6 persen sampai 7 persen dari rata-rata total market Surabaya, yang per bulannya mencapai sekitar 3900-4000 unit.

Bahkan, diharapkan pejualan DFSK wilayah Jatim bisa naik hingga 100 persen dibanding 2018 lalu.

Tak Berstandar Pabrik, Puluhan Motor di Gresik Diamankan Polres Gresik saat Malam Tahun Baru

Kata Stern, hal ini didukung kondisi market Jatim yang mempunyai potensi besar yakni sebagai pasar kedua terbesar setelah wilayah Jabodetabek.

“Kalau dilihat secara nasional, data market untuk semua segmen di Jatim sekitar 1 juta hingga 1,1 juta unit per tahun. Secara presentase dari total market nasional, konstribusi Jatim itu sekitar 25 persen sedangkan wilayah Jabodetabek sebesar 35 persen. Jadi ya cukup besar,” paparnya.

Stern menambahkan, pihaknya juga cukup percaya diri dan optimistis target yang dicanangkan dapat terealisasikan.

Pemkab Gresik Awali Tahun 2019 dengan Menggelar Istighosah Kubro, Wakil Bupati Beri Harapan Ini

Satu di antara strategi yang dilakukannya, ialah dengan menambah jaringan dealer di sejumlah kota-kota besar di Jatim dan mulai membidik para konsumen fleet.

Rencananya, DFSK wilayah Jatim akan menambah empat dealer yang mengusung konsep 3S (Sales, Service, dan Spare parts) yakni di Malang, Kediri, dan dua di Surabaya pada kuartal pertama 2019.

“Kami percaya diri di 2019 ini growth bisa tumbuh 6-7 persen. Karena jaringan dealer kami juga akan bertambah untuk menjangkau lebih luas lagi para konsumen yang ada di Jatim. Tentunya, dengan bertambahnya dealer ini, man power dan market pun secara otomatis ikut bertambah,” tambahnya.

Dishub Tuban Catat Peningkatan Volume Kendaraan di Jalur Pantura pada Libur Awal Tahun 2019

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved