Berita Surabaya

Informa Grand City Mall Optimistis Permintaan Furnishings Tumbuh 25 Persen pada Tahun 2019

Informa Grand City Mall Surabaya cukup optimistis di tahun 2019 dapat mencapai pertumbuhan hingga 25 persen.

Informa Grand City Mall Optimistis Permintaan Furnishings Tumbuh 25 Persen pada Tahun 2019
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Pengunjung Informa Grand City Mall Surabaya sedang memilih kursi gaya scandinavian, Jumat (4/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meski baru dibuka pada Oktober 2018 lalu, Informa Grand City Mall Surabaya cukup optimistis di tahun 2019 dapat mencapai pertumbuhan hingga 25 persen.

Satu di antara upaya untuk mencapai targetan tersebut Informa akan fokus menggarap pelanggam commercial.

Store Manager Informa Grand City Mall Surabaya, Henry Yonathan menjelaskan, sejak dibuka Oktober 2018 lalu, pelanggan commercials memiliki kontribusi cukup besar terhadap total penjualan selama periode Oktober - Desember 2018.

15 Pemain SSB RIO Pamekasan Lolos Seleksi Madura United U-16, Bekal Kemauan Keras dan Meraih Cita

Bahkan, permintaan furnishings di kategori commercials terbilang meningkat hingga dua kali lipat pada Desember 2018.

Mayoritas pelanggan berasal dari luar Surabaya, seperti Madura, Probolinggo, Gresik, dan Banyuwangi.

"Secara keseluruhan, sebenarnya penjualan masih berimbang antara housing dan commercials. Namun, porsinya masih lebih besar sedikit di commercials. Maka dari itu, kami akan fokuskan lagi di tahun 2019 ini," jelasnya saat ditemui di Informa Grand City Mall Surabaya, Jumat (4/1/2019).

Saddil Ramdani Hengkang ke Liga Malaysia, Resmi Tak Ada dalam Skuat Persela Lamongan Musim 2019

Agar lebih menarik minat beli dari pelanggan commercials tersebut, pihaknya pun memberikan sejumlah promo khusus serta sistem inden yang biasanya dimulai Februari mendatang.

"Kami cukup optimistis meski banyak Informa yang tersebar di Surabaya. Walaupun lokasinya berdekatan tapi semua sudah ada pasarnya sendiri dan tetap growth," pungkasnya.

Warga Desa Branta Pesisir Pamekasan Keluhkan Kiriman Sampah dari Laut yang Terus Menggenang

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved