Berita Malang

Permenkes 71 Tahun 2013 Resmi Berlaku, BPJS Kesehatan Jamin Tak Ada Pembatasan Layanan ke Masyarakat

Permenkes 71 Tahun 2013 Resmi Berlaku, BPJS Kesehatan Jamin Tidak Ada Pembatasan Layanan ke Masyarakat.

Permenkes 71 Tahun 2013 Resmi Berlaku, BPJS Kesehatan Jamin Tak Ada Pembatasan Layanan ke Masyarakat
TRIBUNMADURA/AMINATUS SOFYA
Susanti Vita Devi, Kepala Bidang SDM dan Komunikasi BPJS Kesehatan Malang 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Malang menjamin tidak akan ada pembatasan layanan kepada masyarakat disemua fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS.

Berdasarkan Permenkes Nomor 71 Tahun 2013, fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di tahun 2019 harus sudah memiliki sertifikat akreditasi.

"Kita jamin tidak ada pembatasan meskipun sebetulnya mulai tahun ini Permenkes Nomor 71 Tahun 2013 itu sudah harus dilaksanakan," tegas Kepala Bidang SDM dan Komunikasi BPJS Kesehatan Malang, Susanti Vita Devi, kepada TribunJatim (Tribunmadura.com Network), Jumat (4/1/2018).

Ia mengatakan, BPJS Kesehatan Malang saat ini menjalin kerjasama dengan 42 Rumah Sakit (RS) dan enam klinik utama.

11 Rumah Sakit di Jawa Timur Belum Kerjasama dengan BPJS Kesehatan, Paling Banyak Ada di Kota ini

Peduli Pekerja Non ASN, Pemkab Pamekasan Dapat Penghargaan Dari BPJS Ketenagakerjaan

Dari jumlah tersebut, ada tujuh RS yang sedang memproses perpanjangan akreditasi dan satu RS belum mendapat akreditasi.

"Empat RS yakni RSUD Lawang, RSJ Lawang, RSIA Puri dan RSUD Kanjuruhan itu sudah dijadwalkan untuk disurvei oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS)," ucap Susanti Vita Devi.

Sedangkan RS Mardiwaluyo Kauman, RS Mutiara Bunda dan RS Marsudi Waluyo Mandaraka telah mengajukan perpanjangan akreditasi namun belum mendapatkan jadwal.

"Satu lagi yakni RS Punten di Batu belum pernah melakukan akreditasi," katanya.

Kemenkes kata Susanti, juga telah mengeluarkan daftar fasilitas kesehatan yang direkomendasikan dan tidak.

"Alhamdulillah semua fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan direkomendasikan," pungkas Susanti Vita Devi. (Aminatus Sofya)

Dicekoki Arak Jowo, Gadis di Kediri ini Lalu Diperkosa Bergiliran Oleh Dua Temannya di Kamas Kos

Resmikan Rusun Mahasiswa di Tulungagung, Jokowi: Jatim Terbanyak Terima Rusun Dibanding Wilayah Lain

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved