Berita Probolinggo

Bantu Pindahkan Kabel di Kanopi Rumah, Empat Orang di Kota Probolinggo Tewas Mengenaskan

Bantu Pindahkan Kabel di Kanopi Rumah, Empat Orang di Kota Probolinggo Tewas Mengenaskan.

Bantu Pindahkan Kabel di Kanopi Rumah, Empat Orang di Kota Probolinggo Tewas Mengenaskan
TRIBUNMADURA/IST
jenazah empat orang yang tewas tersengat listrik di RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo, Jumat (18/1/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Empat orang di Kota Probolinggo tewas setelah diduga kuat tersengat aliran listrik, Jumat (18/1/2019) malam. Mereka adalah Totok (50), Sriani (50) dan pasangan suami istri (pasutri) Eliasta Hutahurung (30) dan Joko Sandi (33).

Keempatnya adalah warga Jalan Sunan Kalijaga, Kelurahan Jati, Kota Probolinggo. Kini, jenazah keempatnya sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk diotopsi.

Keempatnya tewas saat berupaya memindahkan kabel listrik yang mengelupas di atas kanopi rumah yang menimpa seng dan tiang rumah milik Pasutri Eliasta Hutahurung dan Joko Sandi.

Ceritanya, saat itu, Kota Probolinggo baru saja diguyur hujan deras sejak sore hari. Sekitar pukul 20.00 WIB, hujan pun reda. Tapi, tetap saja, kondisi sekitar lingkungan ini pun basah.

Bahkan, ada genangan air di jalan depan rumah warga setinggi mata kaki orang dewasa lebih sedikit.

Nah, pasutri ini melihat ada kabel listrik di atas kanopi yang menimpa seng dan tiang. Kondisinya mengelupas dan membahayakan.

Kemudian, mereka berupaya memindahkan kabel tersebut dengan meminta bantuan tetangganya.

"Istri saya yang pegang pertama kali kabel itu. Dan kayaknya kabel itu teraliri listrik," kata Sumit, suami Sriani saat diwawancara wartawan.

Ia mengaku, setelah itu, istrinya pun ditolong Totok, dan Joko Sandi. Mereka juga tampaknya tersengat listrik. Selanjutnya Eliasta juga berusaha menolong, tapi juga tersengat listrik.

"Saya berteriak dan meminta tolong ke warga. Setelah itu, warga datang dan menarik mereka (empat korban). Allhamdulillah bisa terlepas dari kabel yang mengelupas itu," jelasnya.

Setelah terlepas, kata dia, kondisi keempatnya sudah tak berdaya. Ia menyebut, keempatnya langsung dibawa ke RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk menjalani perawatan.

"Saya juga tidak menyangka kalau semuanya akan berakhir seperti ini (meninggal dunia)," kata pria berusia 55 tahun ini lirih.

Dari data yang didapatkan, dua orang meninggal di lokasi kejadian, dan dua sisanya meninggal saat sudah berada di rumah sakit.

Sedangkan tim kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kematian keempat korban tersebut. (Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved