Kapolres Gresik Beri Bingkisan Alat Salat Kepada Nur Khalim Seorang Guru yang Ditantang Muridnya

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro menjadi pembina upacara di SMP PGRI Wringinanom, Kabupaten Gresik, Senin (11/2/2019).

Kapolres Gresik Beri Bingkisan Alat Salat Kepada Nur Khalim Seorang Guru yang Ditantang Muridnya
TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Nur Khalim saat menerima bingkisan dari Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro seusai upacara yang digelar SMP PGRI Wringinanom Gresik, Senin (11/2/2019) 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro menjadi pembina upacara di SMP PGRI Wringinanom, Kabupaten Gresik, Senin (11/2/2019).

Selain memberikan wawasan hukum, Kapolres juga memberikan penghargaan kepada guru honorer, Nur Khalim.

Pada upacara pagi hari ini bertempat di halaman sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa baik kelas VII, VIII dan IX. Siswa yang viral akibat melawan guru saat ditegur di dalam kelas tak terlihat pada upacara pagi hari ini.

Razia Pabrik Miras di Tuban, Produsen Kubur Panci Memasak Arak dalam Tanah untuk Kecoh Polisi

Jalan Panglima Sudirman Tuban Ditanami Tanaman dalam Pot, Bentuk Kepedulian Terhadap Jalan Rusak

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMP PGRI Wringinanom, Rusdi mengatakan, guru telah menjemput siswanya agar kembali ke sekolah, namun tidak diizinkan orang tuanya.

"Sudah dijemput, tetapi orang tuanya minta anaknya izin tidak masuk," ujarnya.

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu berpesan kepada para siswa agar menjadi generasi milenial yang BEST (Behaviour, Empati, Strong dan Tangguh). Selain itu, Wahyu juga memberikan wawasan hukum kepada siswa.

Di kesempatan yang sama, Wahyu secara simbolik memasangkan helm kepada tiga siswa yang bertugas sebagai petugas upacara dalam rangka Milenial Safety Road Festival.

Hari Pertama Try Out, Namun AA Siswa Penantang Gurunya di Gresik Tak Masuk Sekolah, ini Alasannya

Bertemu dan Santap Sore Bersama Risma, Bukti Khofifah Tidak Baperan Dan Lebih Berpikir Rasional

Di akhir acara, Nur Khalim yang berada di barisan depan guru-guru dipanggil Kapolres untuk diberikan penghargaan.

Sebuah bingkisan berwarna hijau, diberikan langsung oleh Wahyu kepada Nur Khalim, setelah itu keduanya bersalaman lalu diakhiri dengan pelukan.

Wahyu mengatakan, bingkisan yang diberikan merupakan suntikan motivasi kepada Nur Khalim agar semangat dalam mengajar.

"Ya tadi kita memberikan motivasi dan bingkisan kepada pak Nur Khalim, agar tetap semangat mengajar," terangnya.

Disinggung mengenai isi bingkisan, Wahyu mengatakan hanya bingkisan alat sholat karena Nur Khalim yang terkenal sebagai Muadzin di Mushola rumahnya.

Tidak hanya itu, dalam waktu dekat, dia akan mengunjungi langsung kediaman Nur Khalim yang berada di Dusun Pasinan, Desa Lemahputih, Kecamatan Wringinanom.

"Bingkisan alat sholat, nanti kita juga kunjungi rumah beliaunya dalam waktu dekat, mungkin besok," tutupnya. (Willy Abraham)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved