Single Match Lawan Persinga Ngawi Untungkan Persebaya Karena Main Sebagai Tuan Rumah
Setelah empat kali mengalami penundaan, akhirnya laga Persebaya vs Persinga Ngawi pada babak 32 besar Piala Indonesia pun sudah tampak jelas.
Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Setelah empat kali mengalami penundaan, akhirnya laga Persebaya vs Persinga Ngawi pada babak 32 besar Piala Indonesia pun sudah tampak jelas.
Dimana laga tersebut bakal digelar pada 16 Februari dalam satu leg atau 'single match' yang berlangsung di markas Persebaya, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman (Djanur) menyebut dengan senang hati menerima keputusan untuk single match dan berharap pemainnya bisa fokus.
• Striker Asal Brasil Washington Brandao Lengkapi Transfer Pemain Asing dari Persela Lamongan
• Saddil Ramdani Terancam Tak Ikuti Turnamen AFF U-22 Karena Ditahan Klubnya Pahang FA Malaysia
• Gus Ipul Belum Tentukan Dukungan di Pilpres 2019, Akui Ingin Jadi Petani Tomat Dahulu
"Apapun regulasi yang diturunkan operator kita ikut tentunya lebih fokus kita harus fight," kata Djanur saat latihan di Lapangan Polda Jatim, Selasa (12/02/2019).
Djanur juga merasa laga tersebut lebih banyak menguntungkan Persebaya karena bermain layaknya tuan rumah.
Tapi ia berharap hal tersebut tidak membuat pemainya lupa diri meski bermain di kandang dan melawan tim kasta tiga.
"Jangan mengandalkan bermain dikandang saja, apalagi mainnya satu match di GBT yang cukup menguntungkan," imbuhnya. (Ndaru Wijayanto)