Berita Sampang

Dari 180 Desa di Sampang, 52 Desa Bumdesnya Tidak Produktif

Kasi Pemberdayaan Lembaga dan Usaha Ekonomi DPMD Kabupaten Sampang, Jufri mengaku 30 desa di Kabupaten Sampang belum memiliki badan usaha milik desa (

Dari 180 Desa di Sampang, 52 Desa Bumdesnya Tidak Produktif
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
BUMDES 

Laporan wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kasi Pemberdayaan Lembaga dan Usaha Ekonomi DPMD Kabupaten Sampang, Jufri mengaku 30 desa di Kabupaten Sampang belum memiliki badan usaha milik desa (BUMDES), Kamis (14/2/2019).

Jadi dari jumlah 180 desa se Kabupaten Sampang baru 150 desa yang memiliki BUMDES dan 52 desa diantaranya Bumdes berjalan kurang produktif.

Jufri menjelasakan bahwa hal ini dikarenakan pemerintah desa kurang maksimal untuk mengalokasikan dana desa dalam mengelola BUMDES.

Sempat Diguyur Hujan, Karpet Merah di Tugu Pahlawan untuk Sambut Khofifah-Emil Ditutup Plastik

Dua Pemilik Warung di Jember Ditangkap Setelah Sediakan Kamar untuk Prostitusi, Polisi Temukan 4 PSK

Sampah Sayur dan Plastik Menumpuk, Pedagang di Pasar 17 Agustus Pamekasan Keluhkan Aroma Tak Sedap

"Pengelolaan BUMDES tergantung dari pemerintahan desa, kita hanya memberikan pemahaman lewat sosialisasi agar masyarat paham fungsi dari BUMDES," ujarnya.

Adapun juga kendala yang di alami oleh DPMD Kabupaten Sampang untuk lebih mengoptimalkan semua desa agar memiliki atau mampu mengelola BUMDES, yaitu kurangnya SDM yang memiliki jiwa Interpreunership.

"BUMDES ini hal bisnis mas, jadi kalau seumpama mereka tidak memiliki jiwa berwira usaha pasti akan sulit menjalankannya," tandasnya.

Tapi hal itu tidak menyurutkan DPMD Kabupaten Sampang untuk terus melakukan sosialisasi pemahaman BUMDES kepada desa.

"Hal ini bertujuan agar semua desa memiliki BUMDES dan masyarakat mampu mengelola," tutupnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved