Pemerintah dan Kementerian Gandeng BUMN, Kebut Pengembangan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Pemkab Banyuwangi intens melakukan kolaborasi dengan sejumlah BUMN untuk mengembangkan spot wisata Pantai Pulau Merah. Pengembangan Pantai Pulau Merah

Pemerintah dan Kementerian Gandeng BUMN, Kebut Pengembangan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi
TRIBUNMADURA.COM/HAORRAHMAN
Rapat koordinasi sejumlah BUMN untuk mengembangkan spot wisata Pantai Pulau Merah. Pengembangan Pantai Pulau Merah, Kamis (21/2/2019) 

TRIBUNMADURA.COM, BANYUWANGI- Pemkab Banyuwangi intens melakukan kolaborasi dengan sejumlah BUMN untuk mengembangkan spot wisata Pantai Pulau Merah. Pengembangan Pantai Pulau Merah dikebut sejak kunjungan Menteri BUMN ke pantai tersebut pada Januari 2019.

"Kami bersyukur, pemerintah pusat cepat merespons permohonan kami. Tentu, dengan keterlibatan sejumlah BUMN akan mempercepat peningkatan kualitas wisata ini," ungkap Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Kamis (21/2/2019).

Sejumlah kelompok usaha BUMN yang terlibat, lanjut Anas, meliputi Perum Perhutani selaku pemilik lahan, PT Patrajasa (anak perusahaan Pertamina sebagai pengelola), dan PT WIKA Gedung sebagai kontraktor pembangunan.

Penuhi Target Waktu, Lamongan Gunakan 240 Orang untuk Melipat Kertas Surat Suara Pemilu 2019

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Sarankan Petani Bermain di Hilir, Potong Rantai Distribusi

Alun-Alun Gresik Segera Diresmikan, Exs PKL Unjuk Rasa ke DPRD Meminta Tempat Berjualan

"Kami sudah melakukan pertemuan langsung dengan BUMN yang terlibat tersebut di Banyuwangi, termasuk dengan tim arsiteknya," kata Anas.

Dalam pertemuan tersebut, kata Anas, dihadiri oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Perum Perhutani Agus Setya, Dirut PT Patrajasa Hary Wibowo, Dirut Human Capital dan Pengembangan Investasi PT Wika Gedung Nur Alfatah.  

"Kami berterima kasih karena pemerintah pusat berkenan mengakomodasi keinginan kami di mana bangunan yang diterapkan harus mengadopsi kebudayaan lokal, tidak cuma memberikan kenyamanan dan keamanan," terangnya.

Anas juga menjelaskan, desain bangunan juga memperhatikan mitigasi bencana, seperti pemecah ombak maupun tipe bangunan yang bisa dipindahkan.

Belalang Goreng Olahan Fatmawati Asli Mojokerto Tembus Pasar Luar Jawa, Rasa Pedas Jadi Idola

Risma Target Pelebaran Jalan Wonokromo Surabaya Rampung Tahun ini, Bisa Dilalui 4 Lajur Kendaraan

Anang Hermansyah dan Ashanty Beber Keadaan Terkini Ahmad Dhani di Penjara, Beri Pesan Ini Juga

"Salah satunya, desain bangunannya yang akan diterapkan itu knock down dan modular. Selain itu, pengembangannya juga memperhatikan mitigasi bencana. Contohnya tipe bangunannya yang bisa dipindahkan, juga akan dibangun pemecah ombak. Ini tentunya melegakan bagi kami," tambah Anas.

Dalam pengembangan itu, lanjut Anas, bakal mengakomodasi aktivitas ekonomi masyarakat Pulau Merah yang selama ini telah berkegiatan di sana. Dalam masterplan pembangunan yang dirancang oleh arsitek Yori Antar tersebut memberikan ruang bagi semua penggiat UMKM yang selama ini telah berjualan.

"Pengembangan ini tidak akan menggeser aktivitas ekonomi yang telah ada. Tapi, akan menatanya lebih baik. 120 penjual yang ada akan ditempatkan di zona foodcourt yang telah disediakan. Begitu juga para penjual kerajinan. Sehingga kualitas pengelolaan destinasi ini bisa ditingkatkan lagi," ujar Anas.

Kawasan tersebut nantinya juga bakal dilengkapi dengan beach bar, cottage dan sejumlah fasilitas umum seperti parkir, toilet dan masjid.

Denaldy M. Mauna, Dirut Perum Perhutani, menjelaskan bahwa kawasan Pulau Merah yang akan dikembangkan mencapai 4,6 hektar.

"Targetnya, pertengahan Maret ini akan groundbreaking. Saat ini kami sedang proses revisi desain dari arsitek setelah rapat pertemuan kemarin di Banyuwangi," kata Denaldy.

Dirut Patrajasa Hary Wibowo mengatakan, pihaknya akan berinvestasi untuk mengembangkan beach bar dan fasilitas hospitality lainnya di kawasan Pulau Merah.

"Dananya sudah kami siapkan untuk pengembangan tahun ini" kata Hary. (Haorrahman)

Penulis: Haorrahman Dwi Saputra
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved