Penumpang Pesawat Bawa Ratusan Peluru

Bawa Ratusan Peluru di Juanda, Penumpang China Airlines ini Ngaku Anggota Perbakin, Alasannya Aneh

Bawa Ratusan Peluru Berbagai Kaliber, Penumpang Pesawat China Airlines ini Mengaku Anggota Perbakin, Tapi Alasannya Aneh.

Bawa Ratusan Peluru di Juanda, Penumpang China Airlines ini Ngaku Anggota Perbakin, Alasannya Aneh
TRIBUN PEKANBARU/BUDI RAHMAT
Ilustrasi senjata api dan ratusan amunisi. 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Kasus penumpang pesawat China Airlines yang ketahuan membawa ratusan peluru berbagai kaliber saat di mendarat Bandara Juanda sudah ditangani polisi. Perkara itu dilimpahkan ke Polresta Sidoarjo.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris, setelah menerima pelimpahan kasus tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Iya, dilimpahkan ke Polresta Sidoarjo. Dan kami masih melakukan penyelidikan terkait perkara itu," ujarnya, Senin (25/2/2019).

Karena masih penyelidikan, pihaknya tidak berkomentar banyak terkait penanganan perkara tersebut.

Namun Harris juga tidak menampik bahwa orang yang diamankan petugas karena membawa peluru itu adalah anggota Perbakin.

"Termasuk tentang itu, juga semua masih dalam penyelidikan," jelas Kompol Muhammad Harris.

Mendarat di Juanda, Penumpang Pesawat China Airlines ini Bawa Ratusan Proyektil Berbagai Kaliber

Informasi yang berhasil dihimpun, seorang pria berinisial SP (37) warga Surabaya, diamankan petugas Bandara Juanda karena kedapatan membawa 400 butir peluru, Sabtu (23/2/2019) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Pria itu diamankan di T2 Bandara Juanda saat turun dari pesawat China Airlines  CI-751 tujuan Taiwan-Surabaya (transit Singapura). Dia tiba bersama tiga keluarganya, yakni SP, TV, dan SIP.

Ketika melintasi XRay Bea Cukai, termonitor barang bawaan pria itu ada yang mencurigakan.

Kemudian ketika dilakukan pemeriksaan manual, dalam koper bawaan penumpang tersebut ditemukan bungkusan terbalut isolasi warna putih di antara tumpukan baju .

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved