Berita Surabaya

Lanjutkan Bisnis Mertua, Pasutri Asal Sampang Kendalikan Perdagangan Sabu Seberat 18 Kilogram

Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra mengatakan, ada sejumlah aset lain yang tengah diselidiki pihaknya.

Lanjutkan Bisnis Mertua, Pasutri Asal Sampang Kendalikan Perdagangan Sabu Seberat 18 Kilogram
ISTIMEWA
ilustrasi sabu 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - BNNP Jatim masih mendalami sejumlah aset, mulai dari rumah, usaha, hingga mobil milik pasutri pengendali sabu-sabu seberat 18 kilogram asal Kabupaten Sampang, Adolf dan Erlin.

Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra mengatakan, ada sejumlah aset lain yang tengah diselidiki pihaknya.

AKBP Wisnu Chandra menyebut, lokasi beberapa aset milik pelaku yang akrap disapa Aldo itu berada di Dumai, Yogyakarta, hingga Purwokerto.

Rekrut 220 Petugas, KPU Sampang Target Pelipatan Surat Suara Pemilu 2019 Rampung dalam 15 Hari

Tetapi, pihaknya belum dapat memastikan aset itu memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah ditangani.

AKBP Wisnu Chandra memastikan, sebagian dari sejumlah aset tersebut adalah warisan dari almarhum Edi, mertua dari Aldo.

Pernikahan Aldo dan Erlin tak hanya dilandasi asmara saja, namun untuk meneruskan bisnis peredaran sabu.

Pria Asal Pamekasan Ditemukan Tewas dalam Sumur, Gagang Tanpa Pisau dan Sandal Jepit Jadi Bukti

"Akhirnya dinikahkan sekalian dengan anaknya yang Erlin itu, karena sudah tahu bisnis yang dijalani," beber AKBP Wisnu Chandra, Selasa (26/2/2019).

AKBP Wisnu Chandra mengimbuhkan, Aldo telah lama menumpuk kekayaan dari hasil bisnis narkoba yang dilakukannya.

Menurut dia, Aldo diketahui telah bekerja untuk Edi lebih dari 10 tahun lamanya.

Mayat Laki-Laki Ditemukan dalam Sumur, Terdapat Bercak Darah Bercecer di Sekitar Lokasi Penemuan

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved