Pembunuhan Mahasiswa
Mahasiswi UPN Veteran ini Dibunuh Pacarnya Sendiri, Lalu Mayatnya Dibuang di Selokan Usai Dibonceng
Mahasiswi UPN Veteran ini Dibunuh Pacarnya Sendiri, Lalu Mayatnya Dibuang di Selokan Usai Dibonceng.
TRIBUNMADURA.COM - Kasus pembunuhan antar sesama kekasih kini sedang marak diberitakan pada media Tanah Air.
Motivasi pelaku melakukan pembunuhan yang paling sering ditemukan adalah dipicu oleh rasa cemburu atau terkhianati yang berlebihan.
Seperti kasus pembunuhan antar kekasih yang dilakukan seorang sopir ojek online alias ojol dan baru-baru ini menghebohkan warga Desa Ngaben, Magelang.
Ya, dilansir Grid.ID dari Kompas.com, pada Sabtu (23/2/2019) warga Desa Ngaben, Magelang dihebohkan dengan sesosok mayat wanita.
Mayat wanita tanpa identitas ini ditemukan pertama kali oleh warga Dusun Batu, RT02/RW03, Desa Ngaben, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Mayat wanita tersebut ditemukan pertama kali oleh warga dalam keadaan terbungkus selimut dalam sebuah selokan irigasi.
• Kepergok Selingkuh, Wanita ini Hukum Suami & WILnya Dengan Mengikat di Pohon Dalam Kondisi Telanjang
Warga yang menemukan mayat wanita tersebut lantas langsung melapor ke kantor kepolisian terdekat.
Usai dilakukan olah TKP, polisi akhirnya mengetahui identitas mayat wanita yang terbungkus selimut itu.
Dikutip Grid.ID dari Tribun Jogja, mayat wanita tersebut bernama Annisa (23) warga Dusun 1, Desa Dharma Sakti, Kecamatan Tuah Negero, Kabupaten Musi Rawa, Sumatera Selatan.
Korban adalah mahasiswi Universitas UPN Veteran Yogyakarta.
Berdasarkan hasil penyidikan, Annisa adalah korban pembunuhan oleh kekasihnya sendiri, Sandra Saputra (28) yang setiap harinya berprofesi sebagai sopir ojek online atau ojol.
Melalui keterangannya, Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho pun menegaskan bahwa kejadian ini adalah murni kasus pembunuhan.
Melansir Kompas.com, kejadian pembunuhan ini bermula dari pertemuan korban dengan sang pelaku, Sandra melalui media sosial Tik Tok.
Setelah berteman cukup lama melalui jaringan sosial media, pelaku dan korban akhirnya memutuskan untuk berpacaran.
Menurut pengakuan dari Sandra, dua tahun hubungan asmara berjalan, terjadi cekcok di antara dirinya dan korban.