Berita Surabaya

Urai Kepadatan Saat Aktivitas Antar Jemput Siswa di Sekolah, Polrestabes Surabaya Berdayakan PKS

Dampak dari antrean mobil pengantar siswa itu, terjadi penyempitan jalan sehingga mengakibatkan penumpukan kendaraan dan memicu kemacetan.

Urai Kepadatan Saat Aktivitas Antar Jemput Siswa di Sekolah, Polrestabes Surabaya Berdayakan PKS
TRIBUNJATIM.COM/MELIA LUTHFI HUSNIKA
Kondisi arus Lalu Lintas Jalan Tunjungan, Surabaya, pada Rabu (14/11/2018) pukul 08.30 pagi. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Satlantas Polrestabes Surabaya menindaklanjuti adanya laporan masyarakat terkait kondisi lalu lintas yang bersamaan saat aktivitas antar jemput siswa di sekolah Santa Maria Surabaya.

Dampak dari antrean mobil pengantar siswa itu, terjadi penyempitan jalan sehingga mengakibatkan penumpukan kendaraan dan memicu kemacetan.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Pandia mengatakan, pihaknya sudah meninjau lokasi guna memastikan metode yang efektif.

Pemkot Akan Sulap Balai Pemuda Jadi Bagian dari Alun-Alun Surabaya di Pusat Kota

Dari situ, pihaknya bisa memastikan metode efektif untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalan raya saat aktifitas antar jemput di sekolah.

"Pada saat mau masuk atau pulang sekolah akan kami tempatkan personel untuk pengaturan lalu lintas di lokasi yang dimaksud," ungkap AKBP Eva Pandia saat dihubungi Surya, Rabu (27/2/2019).

AKBP Eva Pandia menjelaskan, langkah ke depannya akan mengedukasi anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di masing-masing sekolah untuk turut berkontribusi mengamankan lalu lintas di sekolahannya.

Pemkot Surabaya Tetap Serah Terima Hi Tech Mall kepada PT Sasana Boga Mulai 1 April 2019 Mendatang

"Ke depan anggota PKS sekolah akan kami berdayakan juga sebagai pengalamannya sekaligus membantu sekolah tempat ia menimba ilmu," jelas AKBP Eva Pandia.

AKBP Eva Pandia mengimbau, pengendara kendaraan bermotor lebih meningkatkan kesadaran berlalu lintas tidak saling serobot ketika berada di jalan macet yang berdekatan dari area sekolahan.

Menurutnya, penumpukan kendaraan saat aktifitas antar jemput anak sekolah itu lumrah terjadi di Kota Surabaya.

"Terpenting kita harus tertib berlalu lintas jangan asal nyerobot supaya tidak menambah kemacetan. Hargai dan hormati pengguna jalan lainnya," pungkasnya.

Punya Nama Unik, Pria Asal Slawu Jember Ini Bernama Tuhan, Pemberian dari Orang Tua Sejak Lahir

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved