Berita Surabaya

Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Tambah Loket Pelayanan Tilang, Atasi Antrean Pemilik Kendaraan

Dalam rangka mempermudah pelayanan masyarakat, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya melakukan pembenahan sistem pelayanan tilang.

Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Tambah Loket Pelayanan Tilang, Atasi Antrean Pemilik Kendaraan
TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN
Suasana antrian pelayanan tilang di Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Minggu (3/3/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Dalam rangka mempermudah pelayanan masyarakat, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya melakukan pembenahan sistem pelayanan tilang.

Pembenahan sistem pelayanan tilang yang dilakukan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dilakukan untuk mengatasi antrean pemilik kendaraan saat membayar tilang.

“Kami usahakan dalam pengambilan tilang ini tidak usah lama-lama. Jadi masyarakat bisa langsung terlayani,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Rachmat Supriady, Minggu (3/3/2019).

Akhiri Rivalitas, Khofifah Indar Parawansa Siap Jadi Mediator Perdamaian Bonek dan Aremania

“Begitu masyarakat datang, otomatis mereka antre. Tapi paling tidak begitu mereka datang ke loket, minimal dua sampai tiga menit sudah membayar denda tilang dan mengambil barang bukti tilang,” tambahnya.

Rachmat Supriady menjelaskan, selama ini kendala pemilik kendaraan saat membayar tilang adalah pada antrean.

Untuk itu, pihaknya berencana membuka loket tilang lebih banyak lagi, sehingga pelayanan tilang bisa dilakukan secara maksimal dan efisien.

“Rencananya loket tilang akan ditambah dua atau tiga lagi. Begitu juga dengan tambahan teller bank yang akan kita koordinasikan dengan pihak Bank BRI,” ucapnya.

Sebut Penahanan Ahmad Dhani Tanpa Kejelasan, Al Ghazali Berencana Sambangi Komnas HAM Senin Besok

“Nantinya sarana ruang tunggu tilang akan kita benahi. Tujuannya agar masyarakat merasa nyaman saat menunggu proses pelayanan tilang,” ungkapnya.

Pembenahan pada sistem pelayanan tilang ini, merupakan upaya Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dalam mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Pada pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM ini, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak memfokuskan pada tiga hal.

Tiga fokus pencanangan Zona Integritas di antaranya, pencegahan korupsi, penataan reformasi birokrasi, dan pelayanan publik.

Kembangkan Produk UMKM Kopi, Bupati Banyuwangi Minta Pelaku Usaha Rambah Pasar Lewat Platform Online

Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved