Mahasiswa ini Ciptakan Treadmill Gunakan Sensor Detak Jantung, Bisa Atur Kecepatan Pengguna

Kesalahan penggunaan alat olahraga treadmill yang sudah sangat populer bagi penggemar fitness, sering menyebabkan hasil yang akhirnya tidak optimal pa

Mahasiswa ini Ciptakan Treadmill Gunakan Sensor Detak Jantung, Bisa Atur Kecepatan Pengguna
TRIBUNMADURA.COM/SULVI SOFIANA
Dian Azmi Habibi saat mempraktekkan cara kerja alat temuannya 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA- Kesalahan penggunaan alat olahraga treadmill yang sudah sangat populer bagi penggemar fitness, sering menyebabkan hasil yang akhirnya tidak optimal pada penggunanya.

Hal ini menginspirasi mahasiswa Departemen Teknik Komputer Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Dian Azmi Habibi melakukan inovasi dengan memodifikasi treadmill konvensional untuk didapatkan hasil yang maksimal.

Yaitu dengan menciptakan sistem prototype treadmill otomatis berdasarkan data detak jantung dalam penelitian Tugas Akhir (TA)-nya.

Keluarga Ajudan Bupati Demak yang Tewas dalam Kecelakaan Sempat Merasa Keanehan pada Perilaku Korban

Peringati Hari Sarung Nasional, Mince Senam Aerobik Sambil Pakai Sarung di Alun-Alun Lamongan

Rumah Duka Ajudan Bupati Demak di Pasuruan, Banyak Kerabat dan Alumni Praja IPDN Berdatangan

"Data yang digunakan untuk mengontrol kecepatan treadmill diambil menggunakan sensor Photoplethysmography (PPG) pada smartwatch. Sistem yang dirancang menggunakan Single Board Computer (SBC) untuk kemudian dipasang ke treadmill," ujar mahasiswa yang akrab disapa Habibi ini.

Ia menjelaskan, olahraga menggunakan treadmill atau sering dikenal dengan sebutan treadmill workout merupakan olahraga yang mengaplikasikan gerakan jalan, jalan cepat, dan berlari.

Sehingga olahraga ini memiliki manfaat untuk melatih otot jantung.

“Oleh karena itu, akan lebih baik jika kecepatan treadmill dapat disesuaikan dengan detak jantung penggunanya,” ujar Habibi.

Dijelaskan oleh mahasiswa asal Surabaya ini, pada treadmill konvensional sudah terdapat sensor detak jantung untuk mengetahui berapa detak jantung pengguna.

Balita ini Sempat Dikira Tuli, Ternyata Dokter Temukan Benda Dalam Telinga Anak itu

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Resmi Jadi Ebes Aremania, Ternyata ini Faktanya

Deretan Idol K-Pop yang Berangkat Wamil Bulan Maret, Penggemar Siap Merindu 21 Bulan ke Depan

Namun, data sensor tersebut tidak digunakan sebagai acuan untuk mengatur kecepatan pada treadmill, melainkan hanya digunakan untuk mengetahui detak jantung penggunanya.

Oleh karena itu, kata Habibi, dengan menggunakan sensor PPG yang sudah terdapat pada smartwatch Xiaomi Mi Band 2, Habibi hanya perlu mengintegrasikan hasil dari pendeteksian detak jantung dengan sistem kontrol dari treadmill.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved