Berita Sumenep

Hujan Deras Disertai Angin Puting Melanda Sumenep, Puluhan Rumah Warga Porak Poranda

Angin puting beliung juga telah memporak porandakan puluhan rumah milik warga, Minggu (10/3/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Hujan Deras Disertai Angin Puting Melanda Sumenep, Puluhan Rumah Warga Porak Poranda
TRIBUNMADURA.COM/Mohammad Rifai
Keadaan rumah warga usai hujan deras dan angin puting beliung melanda Desa Tarogan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Minggu (10/3/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Sumenep, khususnya di Desa Tarogan dan Desa Banaresep Timur, Kecamatan Lenteng, tidak saja menyebabkan banjir bandang.

Angin puting beliung juga telah memporak porandakan puluhan rumah milik warga, Minggu (10/3/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian materil terhadap sejumlah rumah dan bangunan yang rusak akibat terjangan angin puting beliung diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Bacok Ibunya hingga Tewas, Pemuda Ini Mengaku Tak Menyesal dan Lega, Biasa Saja, Kenapa Nangis?

Warga setempat yang dibantu aparat desa, gotong royong mengumpulkan barang-barang berharga dan merapikan serpihan atap rumah yang beterbangan diterjang puting beliung.

Abdullah Yazid (40), warga Desa Tarogen menuturkan, sebelum hujan tiba, cuaca di daerahnya memang sejak siang diselimuti awan gelap tebal.

Ia bersama keluarganya memindahkan jemuran pakaian yang semula diletakkan di halaman rumahnya.

“Kami sekeluarga pun sudah menduga bakal hujan lebat, karena mendung yang sangat tebal di langit desa saya,” kata Yazid.

Festival Dolanan Tradisional Indonesia, Wadah Milenial Kenal Kembali Permainan Tradisional Tanah Air

Hujan yang membasahi wilayah tersebut turun deras disertai angin kencang. 

“Deru angin yang sangat kencang mirip seperti bunyi pesawat terbang. Angin datang bergulung-gulung menyambar-nyambar pepohonan, hingga banyak pohon yang tumbang,” kisahnya.

“Kami melihat sendiri atap dan genteng-genteng rumah di sekitar sini terbang, tiang antene tv roboh,  dan sahut-sahutan warga menjerit terdengar disana-sini. Suasana mencekam,” timpal Sadik juga warga sekitar.  

Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riadi membenarkan kejadian tersebut.

Dukung Zero Accident di Jalan Raya, Komunitas Master Max Pamekasan Gelar Deklarasi Safety Riding

Pihaknya juga sudah menerjunkan anggotanya tim tanggap bencana (Tagana) bersama masyarakat, membersihkan puing rumah warga yang terkena bencana.

“Kami masih mendata korban-korban bencana puting beliung ini, dan selanjutnya akan kami laporkan ke Bapak Bupati,” kata Rahman singkat.

Data sementara, sejumlah rumah yang rusak di Desa Tarogen sebanyak 10 unit rumah dan di Desa Banaresep ada 5 rumah, serta satu bangunan Madrasah Ibtidaiyah pun roboh akibat puting beliung. (riv)

Bermula dari Masalah Pengelolaan Tambang Pasir, Mantan Kades di Lumajang Jadi Korban Penganiayaan

Penulis: Mohammad Rifai
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved