Berita Surabaya

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak Dorong Masyarakat Jawa Timur Sukai Musik dan Seni 

Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak, memberikan apresiasi digelarnya acara Tanjung Perak Jazz Festival, dengan membawa icon Surabaya.

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak Dorong Masyarakat Jawa Timur Sukai Musik dan Seni 
TRIBUNMADURA.COM/NUR IKA ANISA
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak (dua dari kanan), Barry Likumahuwa (tiga kanan), dan Idang Rasjidi (dua dari kiri) saat menghadiri Tanjung Perak Jazz Festival, Minggu (10/3/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak, memberikan apresiasi digelarnya acara Tanjung Perak Jazz Festival, dengan membawa icon Surabaya.

Emil Dardak menilai, acara yang digelar oleh Surabaya Entertainer Club (SEC) ini, ikut muwujudkan Nawa Bhakti Satya yang membawa icon Tanjung Perak dalam nuansa festival jazz.

Tanjung Perak disebut sebagai sejarah masuknya musik jazz ke Indonesia dari Eropa sekaligus nuansa alam Jawa Timur.

Kecewa Konser Solidaritas Ahmad Dhani Batal, Fahri Hamzah Duga Ada Penyebab Lain di Baliknya

"Kami mendorong masyarakat senang musik, seni budaya. Jatim harmoni, Nawa Bhakti Satya bahwa cord anugrah yang Maha Kuasa. Value yang kita bawa, keindahan alam Jawa Timur," kata Emil Dardak di Gunawangsa Mall, Minggu (10/3/2019).

Mantan Bupati Trenggalek ini berharap, musik jazz disukai semua kalangan terutama anak-anak muda.

"Tadi ada saksofon kumpul ada diksi lagu lagu-lagu Tanjung Perak, membuat anak muda yang juga suka dengan jazz. Semua berhak mengapresiasi musik yang bagus," katanya.

Pantai Slopeng Sumenep Digratiskan, Pengunjung Bisa Nikmati Destinasi Wisata Laut Tanpa Bayar

Sebagai pecinta musik, Emil Dardak meminta masyarakat tidak mengkotakan genre musik, sebab jazz tidak hanya untuk elite dan mewah, tetapi bisa dinikmati semua kalangan diberbagai tempat.

"Indonesia di era 70-80 an musik pop ada nuansa jazznya, Harvey Malaihollo, saya berharap kita jangan monoton mengkotak-kotakan musik kelas A, B, C, E jangan," katanya.

"Saya sebagai musisi merasa bahwa progress cord ini bagian kreatifitas yang tidak boleh mengkotakan ke segmen ekonomi apapun," imbuh dia.

Anak Tega Bacok Ibu Pakai Celurit di Gresik, Kakak Pelaku Mengaku Heran dan Tak Menyangka

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved