Berikut Jurus Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Atasi Masalah Banjir dan Air Keruh di Surabaya

Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya mengatakan sejak memimpin kota Surabaya selama dua periode, Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya bangun 60an bozem (w

Berikut Jurus Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Atasi Masalah Banjir dan Air Keruh di Surabaya
TRIBUNMADURA.COM/ACHMAD ZAIMUL HAQ
Pembangunan Bozem di PTC yang saat ini sedang dilakukan. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya mengatakan sejak memimpin kota Surabaya selama dua periode, Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya bangun 60an bozem (waduk) di Surabaya.

Bozem menjadi salah satu solusi Pemkot Surabaya mengatasi banjir, sekaligus memperbaiki kondisi air yang kuning dan coklat.

"Sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu kalau musim kemarau air di Surabaya berwarna kuning dan coklat. Sementara kita nggak punya debit air, sehingga bahan baku air kualitasnya jelek. Air keruh dan sedikit jumlahnya. Tapi kalau ketambahan air hujan, dia jauh lebih baik," jelas Risma soal kondisi air di Surabaya, Selasa (12/3/2019).

Tahanan Kabur dari Rutan Belum Tertangkap, Diduga Ada Pihak yang Terpaksa Menyembunyikan

Ahmad Dhani Minta Jam Sidangnya di PN Surabaya Diundur Karena Kehilangan Waktu Besuk di Medaeng

Proyek Pembangunan Jalan Tol di Jatim Ternyata Banyak Berdiri Diatas Situs Purbakala, Ini 3 Faktanya

Melihat fakta tersebut, Pemkot Surabaya bekerjasama dengan PDAM membuat penampungan air atau bozem.

Selama dua periode kepemimpinannya, setahun Risma mengaku membangun lima sampai enam bozem, bahkan pernah dalam setahun membangun delapan bozem sekaligus.

Bozem menjadi jalan keluar untuk antisipasi banjir saat hujan deras, sekaligus menampung air hujan untuk memperbaiki kondisi air.

"Jadi bozem itu untuk tandon air. PDAM Surya Sembada sudah melayani 98 persen pelanggan, itu tertinggi di Indonesia. Kalau PDAM mau ngambil air, air akan masuk lewat tanah secara otomatis. Terbukti dua atau tiga tahun terakhir air di Surabaya nggak lagi kuning," tambah Risma.

Saat Ini Pemkot Surabaya masih terus menambah jumlah bozem. Risma mengaku sedang menambah dua bozem di kawasan Karang Pilang, Kebraon, dan Bundaran PTC sebesar 1 hektar atau 10 ribu meter persegi.

"Sekarang kita punya tampungan air lebih banyak sehingga kalau kemarau, bisa ambil dari situ. Kita sampaikan ke seluruh OPD kalau mau selamat kita harus menyelamatkan diri kita sendiri. Begitu caranya," tegas Risma. (Pipit Maulidiya)

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved