Berita Sumenep

Dampak Hujan Deras & Angin Kencang di Sumenep Luar Biasa, Ini Daftar Lengkap Korban yang Didata BPBD

Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang di Sumenep Luar Biasa, Ini Daftar Lengkap Korban yang Dibeber BPBD.

Dampak Hujan Deras & Angin Kencang di Sumenep Luar Biasa, Ini Daftar Lengkap Korban yang Didata BPBD
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Pohon tumbang dan sejumlah rumah rusak akibat hujan dan angin di wilayah Sumenep. Rabu, (13/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Hujan deras dan angin kencang yang menerjang Kabupaten Sumenep, Rabu (13/3/2019) siang, membuat banyak pohon tumbang dan rumah warga rusak, motor rusak, hingga orang yang menjadi korban.

BPBD Sumenep mencatat, setidaknya ada delapan pohon besar tumbang dan 25 rumah warga mengalami kerusakan akibat hujan deras dan angin kencang yang menerjang Sumenep.

Delapan pohon yang tumbang tersebar di Jalan KH Mansur, Jalan Adi Poday, Jalan Kartini, Jalan Kurma, Jalan dr Soetomo, Jalan Pahlawan, dan di Asta Tinggi.

"Sementara untuk 25 rumah yang rusak, tersebar di sejumlah tempat, seperti Desa Pajagalan, Kepanjin, Kebunan dan Bangselok," ujar Kepala BPBD Sumenep Abd Rahman Riyadi, kepada Tribunmadura.com, Rabu, (13/3/2019).

Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sumenep Rusak Bangunan Rumah Juga Pasar Baru Bangkal

Bayinya Lahir Buntung, Ibu Kandung di Sumenep ini Langsung Ngebut Pakai Motor Membuangnya di Kuburan

Selain itu, dua orang juga menjadi korban. Keduanya mengalami luka-luka dan sudah di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Dua korban tersebut, adalah Darus (57), warga Desa Pamolokan, Kota Sumenep. Dia terkena pohon yang tumbang di jalan KH Mansyur.

Sedangkan korban satunya tertimpa plafon di supermarket yang berada di Jalan Arya Wiraraja, daerah Madura Cenel ke barat.

"Untuk korban kedua, namanya belum kita ketahu dan sampai saat ini masih kita data," jelas Abd Rahman Riyadi.

Viral Isu Kiamat, 52 Warga Ponorogo Jual Semua Barang Berharga & Serentak Ikut Kiai Pindah ke Malang

Tak hanya itu saja, ada dua sepeda motor rusak ringan setelah tertimpa plafon saat hujan deras dan angin kencang menerjang.

Dengan adanya bencana tersebut, Abd Rahman Riyadi menyampaikan, bahwa sesuai data dari BMKG, hujan akan terjadi hingga bulan April nanti.

"Makanya masyarakat harus waspada dan hati-hati. Terutama saat cuaca buruk seperti saat ini, guna meminimalkan korban jiwa," tegasnya.

Kata Abd Rahman Riyadi, hingga saat pihaknya masih terus melakukan pendataan. Sehingga tidak menutup kemungkinan data korban dan kerusakan masih akan terus bertambah.

Selama 4 Tahun, Gadis Ini Diperkosa Ayah Kandungnya di Samping Kamar Ibu hingga Lahirkan Bayi Kembar

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved