Berita Pamekasan

Pekerja Pelipat dan Sortir Surat Suara Pemilu 2019 di Pamekasan Dapat Upah Rp 65 - Rp 98 Per Lembar

Para pekerja pelipat dan sortir tersebut, dibayar sesuai dengan berapa banyak jumlah surat suara yang mereka lipat dan sortir.

Pekerja Pelipat dan Sortir Surat Suara Pemilu 2019 di Pamekasan Dapat Upah Rp 65 - Rp 98 Per Lembar
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Para pekerja pelipat dan sortir surat suara di Gudang Logistik KPU Pamekasan, Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Kamis (14/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ketua KPU Pamekasan, Moh Hamzah mengatakan, pekerja pelipat dan sortir surat suara untuk Pemilu 2019 berjumlah sekitar 150 orang, yang diambil dari komunitas.

Para pekerja pelipat dan sortir tersebut, dibayar sesuai dengan berapa banyak jumlah surat suara yang mereka lipat dan sortir.

"Hasilnya setiap hari itu tidak sama. Ada yang berhasil melipat 80 surat suara perharinya dan ada juga yang sampai 100. Nah itu kan pasti beda hasil pendapatan upahnya," ujar Moh Hamzah saat ditemui TribunMadura.com di kantor KPU Pamekasan, Kamis (14/3/2019).

Direktur PDAM Pamekasan Lepas Tiga Pegawai Purna Tugas, Beri Tali Asih untuk Mantan Pekerjanya

"Untuk mengetahui berapa harga untuk satu lembar surat suara itu bisa ditanyakan ke bagian bendahara. Karena mereka yang lebih paham," sambung dia.

Moh Hamzah memastikan, pelipatan dan sortir surat suara akan selesai pada 20 Maret mendatang.

"Kami selalu komitmen dengan kerja sama yang sudah dibangun oleh KPU dan koordinator. Perkara di kemudian hari, misal ada aduan dari pekerja terkait mereka belum dibayar atau terkait sistem hari kerjanya seperti apa, semua itu urusan koordinator," jelas Moh Hamzah.

"Kami dari KPU Pamekasan cuma pengen tahu ya tanggal 20 surat suara itu harus sudah selesai dilipat dan disortir," sambung dia.

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Pamekasan, Pohon Tumbang Rusak Becak Milik Warga

Moh Hamzah melanjutkan, untuk melakukan controling terhadap para pekerja pelipat dan sortir surat suara tersebut, pihaknya selalu aktif bertanya langsung kepada koordinator berkenaan dengan kondisi di lapangan.

"Terkait hak dari pekerja pelipat itu yang jelas kita tidak ingin ada keluhan atau komplain terkait pelayanan," ucap Moh Hamzah.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved