Meski Belum Diresmikan, Jalur Pendakian Sumbergondo di Gunung Arjuno Favorit Para Pendaki Pemula

Menuju Puncak Gunung Arjuna melalui jalur pendakian Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu banyak diminati pendaki. Khususnya pendaki lokal d

Meski Belum Diresmikan, Jalur Pendakian Sumbergondo di Gunung Arjuno Favorit Para Pendaki Pemula
istimewa
kolase jalur pendakian Sumber Gondo di Gunung Arjuno 

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Menuju Puncak Gunung Arjuno melalui jalur pendakian Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu banyak diminati pendaki. Khususnya pendaki lokal dari daerah Jawa Timur.

Jalur pendakian ini masih belum diresmikan, tetapi diminati karena pendaki lebih nyaman karena beberapa hal. Seperti yang diungkapkan M. Abdi pendaki asal Kota Malang.

Sebetulnya ia sudah mengetahui jalur pendakian ini sejak lama, cuma ia sedikit ragu karena takut jika tidak resmi. Ia mengetahui jalur pendakian ini dari rekannya, yang mengatakan jalur pendakian Desa Sumbergondo kondisi jalannya lebih nyaman. Akhirnya ia mencoba jalur tersebut bersama kelima rekannya.

Terjerat Kasus Narkoba, Pria Asal Jombang ini Terpaksa Nikahi Kekasihnya di Mapolres Lamongan

Dukung Hasil Munas Alim Ulama NU, PSI Sebut Miliki DNA yang Cocok dengan Warga Jatim

Antrian Pelabuhan Kamal Mengular Capai 1 KM, Bantuan Ratusan Nasi Bungkus Ludes Dalam Hitungan Menit

"Memang sedikit lebih lama, tapi jalannya tidak begitu menanjak mbak. Kami bisa santai melalui beberapa pos," kata Abdi, Minggu (17/3).

Ia membandingkan jalur pendakian lewat Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dibanding jalur Desa Sumbergondo lebih menanjak. Sedangkan jalur Desa Sumbergondo lebih landai, dan tidak terlalu menanjak. Terutama dari start keberangkatan sampai pos 2. Jalur ini juga banyak pemandangan pertanian warga sekitar, sehingga lebih sejuk.

Menurutnya jalur ini cocok untuk pendaki yang memiliki waktu banyak, karena lebih membutuhkan waktu tambahan 2 jam untuk sampai ke Puncak. "Perjalanan membutuhkan waktu 10 sampai 12 jam sih sampai puncak. Kalau buat pemula lewat jalur pendakian desa Sumbergondo lebih bagus, karena tracknya itu nggak menanjak sekali. Kemarin saya lewat jalur ini karena saya mengajak rekan saya yang baru pertama kali ke sini," imbuhnya.

Pikap Angkut Scaffolding Nyungsep ke Jurang di Pamekasan, Diduga Alami Rem Blong

Gubernur Khofifah Bersama Arumi Bachsin Boncengan Motor, Meriahkan Millenial Road Safety Festival

Komunitas Sniper Ikan Pamekasan, Jalin Silaturrahmi Melalui Hobi Tembak Ikan Gunakan Senapan Angin

Untuk menjajal jalur ini pendaki tetap harus melalui beberapa prosedur. Bajang salah satu warga Desa Sumbergondo mengatakan perwakilan dari ketua rombongan yang harus mendaftarkan rombongannya ke pihak Taman Hutan Raya (Tahura) dan Perhutani melalui warga. Agar tetap terdata siapa saja pendaki yang melalui jalur ini.

"Ketika ada sesuatu, warga desa juga siap menolong dan membantu pendaki. Banyak yang lewat jalur ini, 100 pendaki lebih ada yang pakai jalur ini," kata Bajang.

Jalur ini memang masih belum banyak diketahui oleh pendaki. Walaupun belum diresmikan, pihaknya berharap secepatnya bisa diresmikan. Karena masyarakat desa juga bisa mengenalkan wisata desa Sumbergondo serta Kota Batu.

Jika melalui jalur pendakian Desa Sumbergondo, saat melewati Pos 3 akan menemui hamparan bunga edelweis. "Banyak tanaman endemik yang dijumpai pendaki dari jalur ini. Juga bisa melihat pemandangan perumahan warga," imbuhnya.

Jalur ini diharapkan bisa jadi tujuan wisata bagi pendaki, setelah diperkenalkan sejak 2017 lalu. Jalur pendakian ini sudah memenuhi syarat yang ditentukan Tahura. Di antara syaranya adalah jalur evakuasi, jarak tempuh, dan keamanan. Sejauh ini jalur pendakian resmi Gunung Arjuno ada empat jalur, yaitu jalur Desa Sumberbrantas, Kota Batu, Jalur Purwosari-Lawang, Jalur Tretes-Pasuruan. (Sany Eka Putri)
 
 

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved