Madura United
Sulit Menang Lawan Persela di Lamongan, Pelatih Madura United Akan Bawa Komposisi Tim yang Berbeda
diakui pelatih Madura, Dejan Antonic, menjadi kesulitan tersendiri. Bahkan, bersama tim lamanya kala menjadi juru taktik Borneo FC musim Liga 1 2018.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM – Madura United dipastikan akan bertemu dengan Persela Lamongan dalam babak delapan besar Piala Presiden 2019.
Laga ini akan dimainkan di Stadion Surajaya Lamongan dengan sistem sigle match. Persela berhak menjadi tuan rumah karena menajdi empat tim juara grup terbaik.
Sementara, Madura harus bermain tandang, karena lolos babak delapan besar sebagai satu dari tiga tim runner up terbaik.
• Gunakan Dana Capai Rp 20 Miliar, Kabupaten Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak di 226 Desa
• Bertandang Lawan Persela di Piala Presiden 2019, Pelatih Madura United Akui Akan Jadi Laga Menarik
• KH Maruf Amin di Ponpes Annuqayah Sumenep, Minta Doa Restu dan Sebut Warga NU Harus Dukung Kader NU
Bermain di Lamongan, diakui pelatih Madura, Dejan Antonic, menjadi kesulitan tersendiri. Bahkan, bersama tim lamanya kala menjadi juru taktik Bornoe FC musim Liga 1 2018. Dejan harus menelan pil pahit setelah takluk 2-0 dari Persela saat bermain di Lamongan (11/7/2018).
Sementara, bagi Madura sendiri, Liga 1 2018 lalu, juga bernasib sama, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu hanya bermain imbang 1-1 kala bermain di Stadion Surajaya, Lamongan (23/7/2019).
Bahkan Persela manjadi satu dari total tiga tim yang tidak terkalahkan di kandang di Liga 1 2018 lalu.
• KH Maruf Amin Ngaji Bersama dan Berikan Ijazah Kitab Sahih Bukhari ke Santri Annuqayah Sumenep
• Hati-Hati, Ternyata ini Alasan Ular Memasuki dan Tinggal di Dalam Rumah
• Piala Presiden 2019, Madura United Hadapi Persela Lamongan pada Babak 8 Besar di Surajaya Lamongan
Namun demikian, Dejan menegaskan, dilaga nanti, ia datang dengan tim dan komposisi pemain berbeda.
“Tentu, biasanya bermain disana (Lamongan, red) sulit karena banyak suporter dan pendukung Persela. Tapi ya sepakbola ya sepakbola. Kami beda dari musim yang kemarin, kami ada target didepan kami,” terang Dejan pada Surya, usai pimpin latihan tim di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (19/3/2019).
Pelatih asal Serbia itu menyebut, hanya tim yang fokus sepanjang laga yang bisa memenangkan laga tersebut.
“Pasti kami kerja keras untuk menang, dan tim yang lebih disiplin dan fokus pasti dia menang. Puji Tuhan bisa Madura,” harap pelatih 50 tahun tersebut.
Terlebih, dilaga ini, Madura United sedikit diuntungkan setelah lima pemainnya yang bergabung dengan timnas Indonesia, dalam agenda ujicoba, internasional lawan Myanmar di Stadion Mandala Thiri, Myanmar 25 Maret nanti sudah bisa bergabung dengan tim, dan kemungkinan besar bisa dimainkan.
Kelimanya adalah Fachrudin Aryanto, Zulfiandi, Andik Vermansyah, Greg Nwokolo, M Ridho (kiper).
“Semua bisa kembali dan main. Nanti kami lihat kondisi semua, karena sudah lama tidak sama tim, kami lihat, tapi terpenting semua bisa kembali dan kami full time lagi. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan paling interisting di Piala Presiden 2019 dari tim-tim lain,” tutup Dejan. (Khairul Amin)