Ribuan Orang Gelar Aksi Solidaritas Korban Penembakan Selandia Baru di Konjen Australia Surabaya

Sekitar 1000 massa aksi dari berbagai organisasi masyarakat (Ormas) yang mengatasnamakan sebagai Solidaritas Umat Islam Surabaya geruduk Kantor Konjen

Ribuan Orang Gelar Aksi Solidaritas Korban Penembakan Selandia Baru di Konjen Australia Surabaya
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Ribuan massa aksi membawa berbagai atribut orasi di depan Kantor Konjen Australia Jalan Ir H Soekarno, Jumat (22/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sekitar 1000 massa aksi dari berbagai organisasi masyarakat (Ormas) yang mengatasnamakan sebagai Solidaritas Umat Islam Surabaya geruduk Kantor Konjen Australia di Jalan Ir H Soekarno, Surabaya, Jumat (22/3/2019).

Massa aksi itu datangnya dari Ormas seperti Muhammadiyah, Front Pembela Islam (FPI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), Syarikat Islam, Hidayatullah, Sinergi Dakwah, Alumni 212, Jamaah Ansharu Syariah, Gema Pembebasan, dan, LBH Pelita Umat.

Dalam orasinya Zainudin Budiarjo selaku juru bicara aksi dari LBH Pelita Umat mengatakan, solidaritas Ormas Islam di Surabaya mengecam keras aksi penembakan yang terjadi di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood, Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) pekan lalu.

Banyak APK Bandel Ditempel Sembarangan, Panwaslu Sampang Turunkan APK Bersama Satpol PP

Targetkan Logistik Terpenuhi Dalam Akhir Bulan Maret, KPU Sampang Klaim Paling Siap di Madura

Setidjabudi Jadi Penjabat Sekdakab Bangkalan: Kami Hanya Memasak Pesanan Pak Bupati

"Kami mengecam keras aksi penembakan brutal itu, dan segala bentuk kekerasan terhadap umat beragama di rumah ibadah mereka," katanya.

Kemudian, Habib Mahdi dari FPI Surabaya mengatakan, aksi solidaritas itu merupakan suatu bentuk rasa simpati antar sesama umat Islam.

"Seperti yang dikatakan Nabi Muhammad SAW, umat Islam laksana anggota tubuh manusia, bila satu anggota tubuh sakit, sekujur tubuh merasakan sakit juga," ujarnya.

Agus Fachrudin alias Gus Din selaku satu diantara Koordinator Aksi dari FPI mengatakan, selain melakukan orasi, ribuan massa aksi itu akan melakukan Sholat Ghaib massal di pinggir jalan.

"Kami nanti akan lakukan sholat ghaib untuk saudara kami yang meninggal atas insiden tersebut," kata Gus Din.

Namun sebelum itu, massa aksi akan melakukan teatrikal simbolik pelemparan telur ke arah replika bendera Australia yang ditaruh di tanah. (Luhur Pambudi)

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved