Piala Presiden

Pelatih MU Dejan Antonic Tak Memaksa Andik Vermansah Turun Saat Madura United Lawan Persebaya

Madura United tampaknya harus berjuang keras untuk bisa mengalahkan Persebaya Surabaya dalam Semifinal Piala Presiden 2019 pada leg kedua.

Pelatih MU Dejan Antonic Tak Memaksa Andik Vermansah Turun Saat Madura United Lawan Persebaya
INSTAGRAM/MADURA UNITED FC
Madura United jalani laga semifinal lawan Persebaya Surabaya 

TRIBUNMADURA.COM - Madura United tampaknya harus berjuang keras untuk bisa mengalahkan Persebaya Surabaya dalam Semifinal Piala Presiden 2019 pada leg kedua.

Hal tersebut karena, selain Madura United kalah dari Persebaya pada leg pertama dengan skor 1-0, yang mengharuskan klub kebanggaan warga Madura itu harus menang dengan selisih dua gol, Madura United juga kini pasrah terhadap kehendak Andik Vermansah, dan menyerahkan semua keputusan kepadanya.

Pelatih Madura United Dejan Antonic menjelaskan dirinya kini tidak akan memaksa Andik Vermansah untuk bermain melawan mantan klub yang membesarkan nama Andik itu.

Kasus Guru Honorer Dimutilasi Mulai Terungkap, Polda Jatim Sebut Ponsel Korban Sempat Dibawa Pelaku

LINK LIVE STREAMING Madura United Vs Persebaya, Harus Menang Selisih Dua Gol Jika MU Ingin ke Final

Polisi Pastikan Tersangka Pembunuhan Guru Honorer Lebih dari Seorang, Diduga Kenal Dekat Korban

Seperti yang diketahui, laga Madura United Vs Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (6/4/2019) pukul 19.00 WIB.

Jelang laga tersebut, pelatih Madura United, Dejan Antonic mengaku masih menunggu kesiapan mantan pemain Persebaya, Andik Vermansah.

Sebelumnya, Andik Vermansah hanya bermain pada babak kedua saat leg pertama di Stadion Gelora Bung Tomo.

"Untuk besok kita lihat opsi, pasti ada untuk Andik tapi itu tergantung dari dia dan hati dia," kata Dejan dilansir BolaSport.com (Tribunmadura.com network).

Dejan tidak ingin memaksakan Andik Vermansah untuk bermain bila memang tidak siap.

"Saya tidak suka paksa pemain kalau memang tidak siap atau tidak bisa," ujarnya.

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Guru Honorer, Pemburuan Pelaku Dilakukan di Wilayah Jatim

Dua Pelaku Pembunuhan Guru Honorer Diduga Teman Dekat Korban, Tersangka Punya Peran Masing-Masing

Guru Honorer Dimutilasi, ASN Nganjuk Penuhi Daftar Saksi Pembunuhan, Polisi Ungkap Keterkaitannya

Hal itu dilakukan Dejan karena Madura United memasang target bisa menang atas Persebaya dan lolos ke final.

Halaman
123
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved