Pemilu 2019

Amien Rais Wacana People Power, Pemuda Pancasila Surabaya: Kami di Garda Terdepan Amankan Konstitusi

Baso Juherman mengatakan semua pihak harus bisa menerima keputusan KPU sebagai hasil dari Pemilu 2019.

Amien Rais Wacana People Power, Pemuda Pancasila Surabaya: Kami di Garda Terdepan Amankan Konstitusi
TRIBUNMADURA/BOBBY KOLOWAY
MPW Pemuda Pancasila Jatim resmi mendukung pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01, Jokowi-Maruf Amin pada Pilpres 2019. 

Amien Rais Wacana People Power, Pemuda Pancasila Surabaya: Kami di Garda Terdepan Amankan Konstitusi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sekretaris Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Surabaya, Baso Juherman, angkat bicara terkait wacana politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais.

Sebelumnya, Amin Rais berencana akan menggerakkan massa untuk people power.

Baso Juherman mengatakan, semua pihak harus bisa menerima keputusan KPU sebagai hasil dari Pemilu 2019.

"Jika masih ada keberatan dan mempunyai bukti yang mendukung, silakan melalui Mahkamah Konstitusi untuk menyelesaikan sengketa Pemilu itu," tegas Baso Juherman, Minggu (21/4/2019) malam.

TERUPDATE Jokowi Vs Prabowo Hasil Real Count KPU Rabu (23/4/2019), Wilayah Direbut Jokowi Bertambah

Bahas People Power dari Amien Rais, La Nyalla Instruksikan Pemuda Pancasila Hadang Ancaman itu

REAL COUNT KPU Pileg 2019 Jawa Timur Selasa (23/4/2019), PDIP Mendominasi, Demokrat Ungguli Gerindra

La Nyalla Blak-blakan Ditagih Janji Potong Leher Usai Jokowi Kalah di Madura: Saya Total

Koalisi Adil Makmur Prabowo-Sandi Diisukan Pecah Karena SBY dan Amien Rais, BPN Bantah Kabar Miring

Baso Juherman mengatakan, bahwa Pemuda Pancasila Kota Surabaya siap menjadi garda terdepan jika terdapat ancaman secara inkonstitusional.

"Kami (PP Surabaya,red), juga akan bekerja sama dengan Banser, TNI, Polri untuk menjaga NKRI. Jangan ada ancaman secara inkonstitusional untuk negeri ini," katanya.

Baso Juherman juga menyinggung pernyataan Amien Rais tentang penghitungan suara di Hotel Borobudur, yang menurutnya juga sangat berlebihan dan keliru.

Padahal, kata dia, semenjak Pemilu 2014 hingga Pemilu 2019, KPU tetap melakukan penghitungan suara di kantor KPU.

"Pernyataan pak Amien itu sangat berlebihan dan keliru, dan sangat disayangkan," ucap Baso Juherman.

"Seorang tokoh reformasi, memberi statemen seperti itu. Seharusnya Pak Amin menjadi panutan kepada masyarakat," tanbah dia.

Halaman
1234
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved