Liga Indonesia

Bulan Ramadan, Djadjang Nurdjaman Pastikan Tak Turunkan Intensitas Latihan Persebaya Surabaya

Djadjang Nurdjaman memastikan tidak akan menurunkan intensitas latihan Persebaya Surabaya selama bulan Ramadan.

Bulan Ramadan, Djadjang Nurdjaman Pastikan Tak Turunkan Intensitas Latihan Persebaya Surabaya
TRIBUNMADURA.COM/NDARU WIJAYANTO
Sejumlah pemain internal tampak berlatih bersama skuat Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (21/4/2019). 

Djadjang Nurdjaman memastikan tidak akan menurunkan intensitas latihan Persebaya Surabaya selama bulan Ramadan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman memastikan, tidak akan menurunkan intensitas latihan pemainnya.

Meski memasuki bulan Ramadan, Djadjang Nurdjaman mengaku, intensitas latihan pemain Persebaya Surabaya tetap tinggi seperti hari biasa.

“Karena kami tidak punya waktu banyak, terpaksa kami tidak menurunkan intensitas,” terang Djadjang Nurdjaman, Selasa (7/5/2019).

LINK LIVE STREAMING Liga Champions Leg Kedua Ajax Vs Tottenham pada Kamis (9/5/2019) Dini Hari

Ditambahkan Djadjang Nurdjaman, hari pertama latihan bulan Ramadan, Ruben Sanadi dkk masih terlihat kelelahan.

“Tapi saya berharap, di hari kedua-tiga dst, normal seperti halnya bulan-bulan di luar Ramadan,” tambah pelatih asal Majalengka tersebut.

Djadjang Nurdjaman menuturkan, latihan dengan intensitas tinggi dilakukan lantaran Persebaya Surabaya akan dihadapi dengan jadwal padat.

Karena itu, Djadjang Nurdjaman meminta pemainnya untuk menjaga kondisi tubuh selama bulan Ramadan.

“Saya imbau pada pemain untuk menambah asupan gizi mereka, supaya mereka juga tetep seimbang,” ucap Djadjang Nurdjaman.

Djadjang Nurdjaman Pastikan Persebaya Tak Tambah Pemain Lagi, Pilih Promosikan Pemain Internal

Lebih lanjut, Djadjang Nurdjaman mengaku, membuka peluang melakukan latihan pada malam hari.

Djadjang Nurdjaman mengatakan, hal itu dilakukan agar pemain Persebaya Surabaya dapat beradaptasi dengan waktu pertandingan malam selama bulan Ramadan.

“Sangat mungkin untuk membiasakan itu (berlatih malam hari). Karena bermain setengah sembilan, artinya dua jam setelah makan, itu artinya ada pengaruhnya," jelas Persebaya Surabaya.

"Saya butuh adaptasi untuk itu. Jadi saya mohon pada manajemen agar bisa latihan malam, satu-dua kali,” pungkasnya.(amn).

Durasi Waktu Latihan Pemain Arema FC Dipangkas selama Bulan Ramadan, Begini Jadwal Terbarunya

Penulis: Khoirul Amin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved