Berita Surabaya

Jadi Makelar Jual Beli Tanah Senilai Miliaran, Pria Surabaya ini Kena Batunya dan Dimejahijaukan

Jadi Makelar Jual Beli Tanah Senilai Miliaran, Pria Surabaya ini Kena Batunya dan Dimejahijaukan.

Jadi Makelar Jual Beli Tanah Senilai Miliaran, Pria Surabaya ini Kena Batunya dan Dimejahijaukan
TRIBUNMADURA/SYAMSUL ARIFIN
Abdul Rokhim, makelar tanah saat jalani sidang atas kasus dugaan penipuan di Ruang Kartika I PN Surabaya, Kamis (9/5/2019). 

Jadi Makelar Jual Beli Tanah Senilai Miliaran, Pria Surabaya ini Kena Batunya dan Dimejahijaukan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Dianggap menggelapkan uang seorang pembeli senilai Rp 525 juta, Abdul Rokhim, perantara alias makelar jual beli tanah dimejahijaukan di PN Surabaya.

Uang milik pembeli bernama Henky Soesanto itu sejatinya digunakan untuk biaya mengurus jual beli tanah namun oleh Rokhim digunakan untuk keperluan pribadi.

Dalam dakwaan JPU Sabetania Paembonan menyatakan, terdakwa yang berasal dari Benowo Surabaya ini awalnya mendatangi kantor Henky di Jalan Bunguran pada 2012 lalu.

Keperluannya untuk menawarkan tanah di Desa Prambangan yang dijual seharga Rp 7,2 miliar.

Dapat Suara Terbanyak di Pemilu 2019, Caleg ini Malah Dimasukkan Tahanan, Ternyata ini Penyebabnya

Misteri Rian Pemakai Vanessa Angel & Bayar Rp 80 Juta Ternyata Ada Ditangan Penyidik Polda Jatim ini

Pelajar ini 5 Kali Cabuli Kekasihnya, Aksi Terbongkar Setelah Minta Gambar Khusus via Whatsapp (WA)

Henky yang sepakat membeli tanah itu lalu mempercayakan segala pengurusan pembelian tanah itu kepada terdakwa.

Henky kemudian menyerahkan sejumlah uang secara bertahap kepada terdakwa untuk keperluan pembelian rumah tersebut.

Antara lain, pada 20 November 2012 lalu, Henky menyerahkan uang Rp 350 juta kepada terdakwa.

Uang itu akan diberikan kepada kepala desa untuk mengurus surat-surat pendukung pembelian tanah dan pencoretan letter C di buku desa.

"Terdakwa bilang, untuk setiap jual beli tanah di desa itu harus menyumbang ke kas desa lima persen dari nilai transaksi. Padahal dalam peraturan desa kontribusi hanya dua persen," terang JPU Sabet, Kamis, (9/5/2019).

Hasil Real Count Pilpres, Dari 31 Daerah di Jatim, Jokowi Menang Mutlak 28 Kabupaten Prabowo Hanya 3

Pacari Siswi SMP, Pelajar ini Minta Dikirimi Foto Organ Intim via WA, Hubungan Badan Terbongkar Ortu

Halaman
12
Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved