Pemilu 2019

Sandiaga Uno Takziah ke Rumah Keluarga KPPS di Surabaya yang Meninggal Dunia: Jadi Pejuang Demokrasi

Sandiaga Uno Takziah ke Rumah Keluarga KPPS di Surabaya yang Meninggal Dunia: Jadi Pejuang Demokrasi.

Sandiaga Uno Takziah ke Rumah Keluarga KPPS di Surabaya yang Meninggal Dunia: Jadi Pejuang Demokrasi
TRIBUNMADURA/SOFYAN ARIF CHANDRA SAKTI
Sandiaga Uno disambut Choirul Djaelani, suami Noor Aida Hayati, Petugas KPPS Pucang Sewu, Gubeng Surabaya yang meninggal dunia demi mengawal suksesnya Pemilu 2019. 

Sandiaga Uno Takziah ke Rumah Keluarga KPPS di Surabaya yang Meninggal Dunia: Jadi Pejuang Demokrasi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Cawapres nomor urut 02, Sandia Uno takziah ke rumah keluarga almarhumah Noor Aida Hayati, mantan KPPS di Kelurahan Pucang Sewu, Gubeng, Surabaya, Rabu (15/5/2019).

Setibanya tiba di rumah Noor Aida di Jalan Ngagel Jaya Utara 2, Sandiaga Uno disambut oleh suami Noor Aida, Chairul Djaelani beserta keluarga besarnya.

"Kami ingin menyampaikan bela sungkawa dari Pak Prabowo dan seluruh tim kepada almarhumah Ibu Choirul yang sudah menjadi pejuang demokrasi. Tentunya kita semua berdoa insyaallah khusnul khotimah," ucap Sandiaga Uno, seusai takziyah.

Usai Prabowo Tolak Hasil Penghitungan Suara, Sandiaga Pilih ke Surabaya & Jadi Imam di Masjid Agung

Prabowo Tolak Hasil Penghitungan Suara, Ini Reaksi Kritis KPU TKN: Harusnya Prabowo Malu Pada Rakyat

Di sela-sela perbincangan, Choirul memimpin doa untuk Noor Aida serta kesuksesan karir Sandiaga Uno.

"Kami di sini tidak bisa memberikan apapun tapi insyaallah doa dan yang tadi dibacakan bisa menjadi penguat kita dan kita berharap keluarga diberikan ketabahan," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga berharap penyelenggaraan pemilu kedepannya lebih baik lagi dan kesehatan penyelenggara Pemilu lebih diperhatikan.

Marak Isu People Power, Kapolres Sumenep Madura Himbau Warga Agar Tak Datang ke Jakarta pada 22 Mei

Sehari Setelah Tol Malang-Pandaan Resmi Operasi, Kecelakaan Langsung Terjadi, Mobil Subaru Ringsek

Noor Aida merupakan KPPS TPS di Kelurahan Pucang Sewu, Gubeng, Surabaya.

Namun tiga hari sebelum pelaksanaan Pemilu tepatnya Minggu (14/4/2019) Noor Hayati harus dilarikan ke rumah sakit karena Hepatitis B yang ia derita kambuh dan posisinya sebagai KPPS pun digantikan oleh orang lain.

Noor Hayati meninggal dunia pada Sabtu (20/4/2019) pukul 23.00 WIB.

Banner Siap Kawal Prabowo-Sandi Jadi Presiden Terpampang, Langsung Dicopot Petugas Satpol PP Tuban

Inilah 7 Fakta Penting Ananda Hafid, Anak Yatim Peraih Nilai 100 Semua Mata Pelajaran Ujian Nasional

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved