Breaking News:

Berita Blitar

Selfie & Bergaya di Depan Umum, Kedok Kejahatan Rendi di Blitar Kepada Temannya Akhirnya Terbongkar

Selfie dan Bergaya di Depan Umum, Kedok Kejahatan Rendi di Blitar Kepada Temannya Akhirnya Terbongkar.

thinstock
Ilustrasi selfie 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Boleh kita itu bergaya atau berselfie di mana saja, asal HP alias ponsel yang buat foto-fotoan itu bukan hasil kejahatan. Sebab, jika tidak, maka bisa bernasib seperti Rendi alias Bandit (28), warga Jl Anjasmoro, Kelurahan Kauman, Kota Blitar ini.

Gara-gara selfie dan bergaya di depan umum, akhirnya kedok dia sebagai pelaku pencurian ponsel terbongkar. Itu karena saat selfie itu, teman korban mengetahuinya, sehingga menghubungi korban.

Buntutnya, Selasa (11/12/2018) siang atau pukul 14.00 WIB, ia langsung ditangkap petugas dan kini mendekam di Polsek Gandusari, dengan barang bukti ponsel curian. Yakni, Samsung J5 yang dicuri dari temannya sendiri, Widodo (28), warga Desa Soso, Kecamatan Gandusari.

"Pelaku tak bisa mengelak saat ditangkap anggota karena HP curian itu lagi dipegangnya. Katanya, ia mencuri karena ingin memiliki HP bagus," kata AKP Misdi, Rabu (12/12/2018) siang.

Menurutnya, pencurian sendiri terjadi pada Minggu (9/12/2018) malam. Itu berawal dari pelaku bermain ke rumah korban, yang tak lain berteman baik. Di rumah korban, pelaku menonton pertandingan sepak bola, yang disiarkan di televisi.

Karena lagi asyik menonton pertandingan sepak bola, korban tak ingat lagi kalau HP-nya ditaruh di atas kursi. Sementara, pelaku tergoda saat mengetahui ada HP korban tergeletak itu.

Meski milik temannya sendiri, pelaku diam-diam mengembatnya dan disembunyikan saku celananya. Sebelum pertandingan sepak bola selesai, pelaku pamitan pulang.

"Beberapa saat setelah pelaku pulang,, korban baru sadar kalau HP-nya tak ada. Namun dihubungi berkali-kali, HP-nya sudah tak aktif, sehingga giliran menghubungi pelaku. Namun juga demikian, HP-nya mati," paparnya.

Bahkan, korban sudah berusaha mendatangi pelaku ke rumahnya, namun juga tak bertemu. Akhirnya, tanpa diduganya, pencurian itu malah terungkap dengan tanpa sengaja. Itu terjadi selang dua hari dari aksi pencuriannya.

Yakni, saat itu pelaku nongkrong di sebuah warung, yang berlokasi di Kelurahan Kepanjen Kidul, Kota Blitar. Di warung itu, memang tempat nongkrong anak muda mudi.

Mungkin kepingin pamer atau bergaya karena lagi banyak orang, pelaku mengeluarkan HP, kemudian dipakai selfie.

Tak sadar kalau di dekatnya ada teman korban, pelaku terus diawasi. Terutama mengawasi HP yang dibawa pelaku. Sebab, ciri-cirinya sama dengan milik korban yang hilang, di antaranya pelapis layarnya (anti gores), retak.

"Setelah melihat HP itu, temannya menghubungi korban pada nomer HP lainnya. Katanya, ada pria dengan ciri lehernya bertato, membawa HP-nya. Karuan, pikiran korban langsung mengarah ke pelaku," paparnya.

Seketika itu, korban bersama petugas Polsek Gandusari mendatangi warung, tempat pelaku nongkrong. Ketika pelaku akan meninggalkan warung itu, korban dan petugas datang dan langsung meringkusnya. (Imam Taufiq)

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved