Berita Jombang

Main Senapan Angin Milik Ayah, Balita di Jombang ini Tembak Dada Ibunya Sendiri Hingga Luka Serius

Main Senapan Angin Milik Ayah, Balita di Jombang ini Tembak Dada Ibunya Sendiri Hingga Terluka Serius.

Main Senapan Angin Milik Ayah, Balita di Jombang ini Tembak Dada Ibunya Sendiri Hingga Luka Serius
pixabay
ilustrasi senapan ditembakkan 

TRIBUNMADURA.COM, JOMBANG – Nahas menimpa Ratna Ningtyas (30), seorang ibu rumah tangga warga Desa Tengaran Kecamatan Peterongan, Jombang, Jawa Timur.

Ratna menjadi korban tembakan anaknya sendiri yang masih balita, berinisial T (4), yang sedang bermain-main menggunakan senapan angin milik ayahnya. Akibatnya, Ratna luka serius dan harus dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

Diperoleh informasi, insiden anak menembak orang tua ini terjadi pada Rabu (12/12/18). Ratna Ningtyas, mengalami luka tembak setelah T secara tidak sengaja menarik pelatuk senapan angin milik ayahnya itu.

Ketika itu, posisi korban tepat di depan anaknya, dengan jarak sangat dekat. Senapan angin yang ternyata masih berisi peluru jenis gotri tersebut meletus hingga mengenai dada bagian kiri ibundanya.

Kapolsek Peterongan Jombang, melalui Kanit Intel Polsek Peterongan Ipda Jaka Kartika membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, menurutnya, hingga kini belum ada laporan kejadian tersebut ke Polsek Peterongan.

Hanya saja, pihaknya tetap menangani kasus tersebut. Begitu mendengar informasi adanya peristiwa itu, petugas bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Kejadiannya, saat itu sang ibu berada di ruang tamu. Tidak lama kemudian anak kandung korban yang sedang bermain senapan angin itu, menarik pelatuknya dan mengenai dada sebelah kiri sang ibu,” kata Jaka Kartika, Kamis (13/12/18).

Saat kejadian, di lokasi juga ada anak pertamanya, AR (15). Begitu melihat ibunya terluka, AR spontan berteriak meminta bantuan pamannya, Prio Prasejo (37). Korban pun segera dilarikan ke RSUD Jombang.

Karena lukanya tembus ke bagian jantung, korban dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

“Informasi yang kami dapat jarak tembaknya sekitar tiga meter. Sekarang korban sudah menjalani operasi di Surabaya,“ jelas Jaka.

Atas kejadian ini, polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi di rumah korban. Disinggung mengenai unsur kelalaian dalam kejadian ini, Jaka mengaku masih melakukan koordinasi dengan pihak Polres Jombang.

“Kami masih mendalami dari keterangan para saksi, termasuk barang buktinya sedang kami cari. Karena di rumah korban saat ini tidak ada orang,“ tegasnya.

Bagian Humas RSUD Jombang Anita, mengaku belum mendapatkan informasi dari tim dokter yang menanganinya. “Mungkin setelah masuk UGD, langsung dirujuk ke Surabaya,” kilahnya. (sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved