Breaking News:

Berita Tuban

Gudang Produksi Beras di Kabupaten Tuban Mampu Hasilkan 36 Ton dalam Sehari

Masing-masing mesin tersebut mampu menghasilkan produksi beras dalam jumlah kapasitas yang sangat besar.

SURYA/M SUDARSONO
Bupati Tuban, Fathul Huda, saat mengecek lokasi gudang beras Agro Maritim Jawa Timur, didampingi sejumlah pejabat terkait, Kamis (27/12/2018). 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Gudang penggilingan padi program hulu hilir Agro Maritim Jawa Timur di Kabupaten Tuban, yang berlokasi di Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang, memiliki dua mesin dryer (pengeringan).

Masing-masing mesin tersebut mampu menghasilkan produksi beras dalam jumlah kapasitas yang sangat besar.

Bupati Tuban, Fathul Huda mengatakan, gudang penggilingan padi ini terdapat dua mesin pengering.

Satu mesin dalam sehari mampu memproduksi beras 30 ton, sedangkan satu mesin lainnya mampu memproduksi 6 ton.

Pencuri Kotak Amal di Masjid Pemkab Gresik Dituntut Hukum 8 Bulan Penjara, Terdakwa Beraksi 5 Kali

"Sehari bisa memproduksi 36 ton beras, itu dari dua mesin dryer," ujar Fathul Huda saat di lokasi, Kamis (27/12/2018).

Fathul Huda menjelaskan, gudang tersebut secara mandiri dikelola oleh Gapoktan Tri Mulyo Tani yang beranggotan 603 petani dengan luas lahan garap mencapai 261 hektar.

Adapun hasil produksi beras oleh Gapoktan ini memiliki kualitas medium hingga premium.

Tahun 2018, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangani 221 Kasus Narkoba, Bekuk 38 Pelaku Perempuan

Menurutnya, program tersebut merupakan program strategis apabila dapat dikelola secara baik, karena dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan solusi penampung gabah saat panen raya.

"Terima kasih kepada semua pihak terkait, Dinas Pertanian Provinsi Jatim yang telah memilih Kabupaten Tuban sebagai pilot project pengembangan program tersebut," ungkapnya.

Politisi PKB itu optimistis pada pemasaran beras yang diproduksi.

Polisi Bekuk 4 Tersangka Pemerkosaan Remaja di Kebun Singkong Lumajang, 2 Pelaku Ditembak Petugas

Keberadaan gudang penggilingan tersebut merupakan permulaan dan masih perlu adanya peningkatan kualitas SDM untuk dapat mengolah gabah menjadi beras siap jual.

Tidak hanya itu, sangat penting membangun jaringan guna mendukung pemasaran yang lebih luas.

"Saya harap beras yang dihasilkan di sini bisa menyuplai di kecamatan-kecamatan lain," pungkasnya.

Persela Lamongan Lepas 4 Pemain Asing, Harapan Pendukung Pertahankan Skuat Bertepuk Sebelah Tangan

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved