Berita Gresik

Bawaslu Kabupaten Gresik Copot APK dan Banner Parpol yang Dipasang di Fasilitas Umum dan Angkot

Bawaslu Kabupaten Gresik terpaksa harus menyanggong angkutan umum lantaran banyak relawan dan tim sukses memasang gambar dan APK.

Bawaslu Kabupaten Gresik Copot APK dan Banner Parpol yang Dipasang di Fasilitas Umum dan Angkot
SURYA/SUGIYONO
Tim gabungan dari Bawaslu, Dishub, dan Satpol PP Kabupaten Gresik menertibkan banner Caleg yang ditempel di angkutan umum, Selasa (1/1/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Bawaslu Kabupaten Gresik terpaksa harus menyanggong angkutan umum lantaran banyak relawan dan tim sukses memasang gambar calon presiden dan calon wakil presiden serta caleg.

Untuk menertibkan spanduk yang dipasang di angkutan umum, Bawaslu Kabupaten Gresik terpaksa harus menunggu beberapa jam di terminal dan di pangkalan angkot.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik, Maslukhin mengatakan, sudah beberapa kali disampaikan kepada pengurus partai politik ditingkat Kabupaten Gresik bahwa pemasangan alat peraga kampanye (APK) dilarang di beberapa fasilitas umum.

Konvoi Kendaraan saat Malam Tahun Baru di Pamekasan Tetap Digelar, Pengguna Jalan Merasa Terganggu

Maslukhin mengaku, telah memberi imbauan kepada sejumlah pengurus partai politik untuk tidak memasang alat peraga kampanye (APK) di beberapa fasilitas umum, seperti tiang listrik, tiang telepon, dan tiang penerangan jalan umum (PJU).

Selain itu, pengurus partai politik juga dilarang menempelkan alat peraga kampanye (APK) di pohon secara dipaku dan di angkutan umum.

PT Pos Indonesia Perketat Pemeriksaan Barang Kiriman di Pamekasan Jelang Tutup Tahun

"Sesuai aturan dalam PKPU Nomor 33 Tahun 2018 tentang kampanye, disebutkan bahwa,Pelaksana, peserta, dan Tim Kampanye Pemilu dilarang mengganggu ketertiban umum," kata Maslukhin, Selasa (1/1/2019).

Dalam Undang-undang nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ), penempelan alat peraga kampanye (APK) di  fasilitas umum juga dilarang karena mengganggu keselamatan.

"Bagaimana kaca mobil belakang itu tertutup stiker sehingga mengganggu pemandangan sopir dan pengguna jalan di belakang mobil," imbuhnya.

Malam Tahun Baru, Pedagang Kopi di Eks PJKA Pamekasan Raup Untung Besar

Oleh karena itu, Bawaslu Kabupaten Gresik membagi kelompok bersama Dishub dan Satpol PP Kabupaten Gresik untuk menertibkan banner yang terpasang di angkutan umum.

Kelompok tersebut dikerahkan ke beberapa wilayah, di antaranya Gresik Utara di Alun-alun Sidayu, Gresik Selatan di wilayah Driyorejo, dan Gresik Tengah di Terminal Gresik.

"Untuk menertibkan banner di angkutan umum, tim gabungan harus menyebar di terminal dan di luar terminal. Kalau tidak begitu ya angkutannya tidak masuk terminal," imbuhnya.

Malam Tahun Baru, Polres Pamekasan Sterilkan Area Sekitar Arek Lancor hingga Gang Kecil Perumahan

Penulis: Soegiyono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved