Berita Pasuruan

Pickup Bermuatan Tabung Elpiji di Pasuruan Dihantam Kereta Api, Begini Cerita Penumpang yang Selamat

Saat kejadian, pria asal Desa Kesiman, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan ini, bersama dua temannya, Saiful (36) dan Puje (60).

Pickup Bermuatan Tabung Elpiji di Pasuruan Dihantam Kereta Api, Begini Cerita Penumpang yang Selamat
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Mobil pickup bermuatan tabung Elpiji yang dihantam kereta api di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Rabu (2/1/2019) siang. 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN -  Aripin (31), kernet pickup bermuatan tabung Elpiji 3 kilogram, merupakan satu dari tiga orang yang selamat dari kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Rabu (2/1/2019) siang.

Saat kejadian, pria asal Desa Kesiman, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan ini, bersama dua temannya, Saiful (36) dan Puje (60).

Warga Talang Sekar, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, yang merupakan penumpang ini, meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Sedangkan Puje, sopir pikap, warga Kecamatan Purwosari, mengalami luka berat dan sekarang masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Sukorejo.

Pria di Bangkalan Dipenjara pada Awal Tahun 2019, Diduga Miliki 2,83 Gram Sabu Siap Edar

Aripin mengaku, dirinya dan dua temannya, tidak melihat dan mendengar peringatan bahwa akan ada kereta melintas.

Menurut dia, yang ada di dalam benaknya dan kedua temannya, perlintasan palang pintu itu aman dan tidak ada kereta yang akan melintas.

"Begitu sudah setengah masuk ke dalam perlintasan, ada kereta dari sisi kiri kami. Spontan kami pun ketakutan," kata dia.

Ia pun mengaku, di tengah kepanikan itu, ia pun langsung memecah kaca jendela pickup dan meloncat persis sebelum kereta menabrak.

DFSK Akan Tambah 4 Diler Baru di Wilayah Jawa Timur demi Perluas Penjualan pada Tahun 2019

Sayangnya, kedua temannya tidak sempat menyelamatkan diri dan tertabrak kereta hingga mobil yang mereka tumpanginya itu terpental.

"Saya gelundung di sisi perlintasan. Ya mengalami lecet di sebagian tangan dan kaki setelah loncat dari mobil. Kena bebatuan kecil itu," tambahnya.

Badri, saksi mata kejadian menyebutkan, mobil pickup milik PT Palang Sentosa itu, melaju dari arah barat menuju timur.

Penjualan Mobil DFSK Wilayah Jatim Tuai Respons Positif, Tipe Glory 580 Disebut Jadi Faktor Penentu

"Kami sudah berteriak ke arah pickup, kalau ada kereta mau lewat. Tapi, kayaknya mereka tidak mendengar dan tetap melanjutkan perjalannya. Akhirnya mereka ya dihantam kereta," jelas dia.

Ia menyebutkan, pickup langsung terpental ke kanan dan membentur keras tiang besi pembatas rel.

Selanjutnya, pickup pun terguling dan mengalami kerusakan parah di bagian bodi depan dan samping.

Hari Kedua Tahun Baru 2019, Bukit Pantai Jumiang Pamekasan Dikunjungi 5000 Wisawatan

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved