Breaking News:

Berita Malang

Pria di Malang Tega Bacok Temannya Sendiri, Mengaku Dendam usai Disakiti Menggunakan Ilmu Hitam

Ia mengaku dendam lantaran pernah tersakiti oleh korban dengan membacok beberapa bagian tubuh temannya itu.

thehindu.com
ilustrasi penjara 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Wadi (55), warga Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, tak kuasa menahan dendamnya kepada temannya sendiri, Ahmad Yusuf (51).

Ia mengaku dendam lantaran pernah tersakiti oleh korban dengan membacok beberapa bagian tubuh temannya itu.

Kanit Reksrim Polsek Pagelaran, Aiptu Ketut Agung menjelaskan, pelaku membacok tubuh korban saat berada di sebuah tempat tambal ban di Pagelaran, Selasa (1/1/2019).

Di saat yang bersamaan, tampak pelaku sedang minum kopi sambil membawa senjata tajam jenis celurit.

Bupati Jember Tolak Penutupan Jalan Wijaya Kusuma di depan Stasiun Jember

"Begitu pelaku melihat korban sedang menambal ban sepeda motor didepan warung kopi," kata Aiptu Ketut Agung, ketika dikonfirmasi, Rabu (2/1/2019).

"Kemudian pelaku keluar warung sambil membawa sajamnya dan langsung membacok kearah korban," sambung dia.

Aiptu Ketut Agung menambahkan, semula korban berhasil menghindar, namun akhirnya terbacok juga.

Akibat perbuatannya, pelaku kini dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Tahun Baru, Wanita Asal Kota Malang Jadi Korban Pencurian Sepeda Onthel, Aksi Pencuri Terekam CCTV

"Korban dibacok pada tangan kanan hingga mengalami luka terbuka selebar 10 cm dan tulang tangan kanan patah," ungkap Aiptu Ketut Agung.

Sementara itu, tersangka mengungkapkan, dirinya dendam kepada korban lantaran pernah disakiti menggunakan ilmu hitam.

"Sering nyakiti saya nganu (itu) sama ilmu hitam, jalare ngoten (gara-gara itu). Padahal dia celak (dekat) sama kulo (saya)," ujar tersangka.

"Ya sudah, sampun kedadosan (terlanjur kejadian).Asal dia gak menyakitkan ya gak sampai saya gitu (bacok)," ungkap pria yang bekerja serabutan itu.

Kunjungi Sampang, Sandiaga Uno ajak Masyarakat Senam Bersama di Lapangan Wijaya Kusuma

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved