Breaking News:

Liga Indonesia

Asprov PSSI Jatim Siap Bantu Satgas Bekuk Mafia Sepak Bola Indonesia: Kami Dukung Langkah Polri

Ketua Asprov PSSI Jatim, Achmad Riyadh mengaku mendukung pembentukan Satgas Anti Mafia Bola untuk membekuk para mafia bola di Indonesia.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
BOLASPORT.COM/SUCI RAHAYU
Suasana Kongres Tahunan PSSI Jawa Timur yang berlangsung selama dua hari, 25-26 Oktober 2017 di Hotel Agro Kusuma Batu, Jawa Timur, Rabu (25/10/2017) sore. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ketua Asprov PSSI Jatim, Achmad Riyadh mengaku mendukung pembentukan Satgas Anti Mafia Bola  untuk membekuk para mafia bola di Indonesia.

Achmad Riyadh menuturkan, pihaknya siap memasok data yang diperlukan Satgas Anti Mafia Bola Kepolisian Republik Indonesia.

Menurut Achmad Riyadh, pembentukan Satgas Anti Mafia Bola dinilai sangat tepat untuk memberantas mafia di lingkungan sepak bola Tanah Air.

Meski Gerimis, 106 Peserta Tetap Jalani Tes Samapta PMK Surabaya di Lapangan Thor

"Kami mendukung langkah Polri yang sudah membentuk Satgas Anti Mafia Bola. Sebab kasus mafia bola yang ikut mengatur skor pertandingan adalah sebuah tindak pidana," beber Achmad Riyadh, Kamis (3/1/2019).

Achmad Riyadh menambahkan, pembentukan Satgas Anti Mafia Bola dapat mengubah kondisi pesepak bolaan Indonesia menjadi jauh lebih baik.

Ia juga mengucapka terimakasih kepada Polri karena mengambil langkah tegas untuk membentuk Satgas Anti Mafia Bola dalam membekuk para pelaku pengaturan skor pertandingan sepak bola.

Pemilu 2019 Bawa Berkah bagi Pengusaha Percetakan di Kota Malang, Omzet Naik 100 Persen

Dengan dibentuknya Satgas Anti Mafia Bola Mabes Polri, lanjut Achmad Riyadh, maka Polri tak akan tinggal diam bila memang ada anggota Asprov PSSI Jatim yang terlibat pengaturan skor.

"Kalau bisa, pelaku mafia bola dihukum berat, kami juga siap membantu dengan cara memberikan data bila diminta Satgas Anti Mafia Bola Polri guna memberantas mafia bola yang sudah merusak persepakbolaan di Indonesia," imbuhnya.

Yayasan Ecoton Resmi Gugat Pemerintah Pusat Terkait Matinya Ikan di Sungai Brantas

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved