Berita Surabaya

Remaja di Surabaya Jadi Korban Begal saat Malam Tahun Baru, Sempat Dihantam Bogem Mentah Pelaku

Saat itu, ia dan temannya sedang melewati Jalan Dr Moestopo untuk menikmati malam tahun baru mengendarai motor matic.

Remaja di Surabaya Jadi Korban Begal saat Malam Tahun Baru, Sempat Dihantam Bogem Mentah Pelaku
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang remaja putra berinisial HK (15) dan rekannya, menjadi korban begal di kawasan Jalan Dr Moestopo, Surabaya, Senin (31/12/2018).

Saat itu, ia dan temannya sedang melewati Jalan Dr Moestopo untuk menikmati malam tahun baru mengendarai motor matic.

Namun saat tiba di Jalan Dr Moestopo, keduanya dihadang sepuluh orang tak dikenal.

Ia diberhentikan dengan segerombolan orang sambil menuduhkan sesuatu padanya.

Mengaku dalam Keadaan Mabuk, 8 Begal Motor di Surabaya Rampas Harta Korban untuk Beli Miras

Tak lama setelah itu, korban dihantam beberapa kali pukulan.

"Saya tiba-tiba ditunjuk-tunjuk kemudian dihadang. Saya dituduh ndak tahu apa, terus dipukuli. Saya ndak bisa melawan, saya tersungkur, dihajar," kata HK, Jumat (4/12/2018).

Pelaku kemudian meninggalkan korban dengan membawa kabur motor dan ponsel miliknya.

HK yang kesakitan meminta tolong warga, hingga kemudian keluarga korban mengetahui kesaksian kejadian tersebut.

Komplotan Begal Motor Diringkus Polrestabes Surabaya saat Beraksi pada Malam Pergantian Tahun Baru

Tiga hari usai kejadian, polisi berhasil menangkap delapan di antara 10 pelaku di daerah Kelurahan Pacar Keling.

HK (15) dan ayahnya Bambang, turut mengapresiasi tindak cepat kepolisian mengungkap kasus tersebut.

"Kami terimakasih kepada Polrestabes Surabaya. Ini cepat menangkap pelaku dan semoga masyarakat Surabaya sadar keselamatan berkendara," kata ayah korban, Bambang.

Lalu Lintas di Jembatan Sungai Brantas Kota Malang Macet Sabtu Pagi, Disebabkan Truk Mogok

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan penyelidikan ciri-ciri identitas rekaman video amatir maupun saksi rekan korban di lokasi.

"Penangkapan kami berdasarkan hasil penyelidikan dan analisa video amatir yang kami dapatkan. Disitu kami mendapatkan identitas dan satu pelaku. Hingga kemudian ke pelaku-pelaku lain," kata Iptu Bima Sakti.

Hujan Deras Guyur Malang, Jalan Thamrin Lawang Banjir Setinggi Lutut Orang Dewasa

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved