Breaking News:

Berita Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Gelar Mutasi Besar-besaran Pejabat, Malah Sisakan Kekosongan Lima Jabatan Penting

Bupati Sidoarjo Gelar Mutasi Besar-besaran Pejabat, Malah Sisakan Kekosongan Lima Jabatan Penting.

Penulis: M Taufik | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/M TAUFIK
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat melantik pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo, Rabu (9/1/2019) 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Sebanyak 226 orang pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo dimutasi oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Rabu (9/1/2019).

Mereka antara lain Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Sigit Setyawan yang bergeser menjadi Kepala DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan), Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Sri Witarsih yang dimutasi jadi Asisten III Bidang Administrasi Umum, dan Kepala Inspektorat Eko Udijono jadi Kepala Dinas Sosial (Dinsos).

Ada juga nama Kepala Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Fenny Apridawati yang bergeser posisi menjadi Kepala Disnaker (Dinas Tenaga Kerja), serta sejumlah pejabat lain. 

Totalnya, ada 226 pegawai eselon II, eselon III,  Pengawas Eselon IV, serta para Kepala UPT Puskesmas di lingkungan Pemkab Sidoarjo yang terangkut gerbong mutasi kali ini.

"Ini setelah melalui proses yang cukup panjang. Sekitar satu bulan kami bersama baperjakat menggodoknya. Semua baik, dan semua sesuai dengan kapasitasnya," ujar Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di sela acara pelantikan yang digelar di Pendopo Sidoarjo.

Sayang, pelantikan pejabat besar-besaran ini malah menjadikan lima organisasi perangkat daerah (OPD) penting di Pemkab Sidoarjo kosong kepemimpinan, karena Kepala OPD hanya dijabat oleh Plt dan bukan pejabat definitif.

Menurutnya, mutasi bukan sekedar memindahkan jabatan. Tapi mutasi juga untuk pengembangan karir pegawai serta pembenahan organisasi. Utamanya dalam peningkatan kinerja dan pelayanan.

Dalam mutasi, disebut juga ada sejumlah parameter yang digunakan. Seperti kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, serta nilai pengabdian sebagai PNS.

Di sisi lain, dari mutasi besar-besaran itu ternyata ada lima jabatan penting yang kosong. Yakni Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (pecahan dari PUPR), Disperindag, Inspektorat, BKD, dan Dinas Kesehatan.

Lima kursi penting itu diisi oleh Plt setelah pejabat sebelumnya digeser. Ditanya tentang ini, Saiful Ilah menyebut bahwa kekosongan itu bakal diisi selama dua bulan ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved