Breaking News:

Berita Madiun

Kapolres Madiun Kampanyekan Gerakan Brem Segar untuk Kurangi Angka Kecelakaan

Untuk mengurangi angka kecelakaan di Kabupaten Madiun, Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, membuat program BREM Segar.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Kapolres dan Bupati Madiun kampanye BREM Segar (Bersepeda Semakin Sehat dan Bugar) di MTsN 4 Dagangan, Kamis (10/1/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Untuk mengurangi angka kecelakaan di Kabupaten Madiun, Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, membuat program BREM Segar (Bersepeda Semakin Sehat dan Bugar).

Program BREM Segar dimulai dengan kampanye Road Safety Festival di MTsN 4 Dagangan, Kamis (10/1/2019).

AKBP Ruruh Wicaksono menerangkan, Program BREM Segar merupakan program untuk mengajak masyarakat, terutama pelajar yang belum memiliki SIM, agar menggunakan sepeda, sebagai alat transportasi ke sekolah.

"Salah satunya itu, kan kita sampaikan mereka generasi milenial, minimal sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas," kata AKBP Ruruh Wicaksono, saat dikonfirmasi, Kamis (10/1/2019) malam.

Andik Vermansah Mengaku Masih Buka Peluang Berseragam Persebaya Surabaya, Tapi Ini Syaratnya

"Kan seusia mereka sudah banyak yang bisa naik motor, nggak punya SIM, nggak pakai helm, kebut-kebutan," sambung dia.

AKBP Ruruh Wicaksono menuturkan, 25 tahun yang lalu, dirinya pernah menjadi ketua OSIS pada waktu duduk di bangku SMA.

Saat masih menjadi pelajar, ia selalu mentaati peraturan dan tata tertib di sekolah.

"Setiap pelajar harus memiliki cita-cita setinggi langit, oleh karena itu, belajar yang baik, dan ikuti aturan sekolah tidak," katanya.

AKBP Ruruh Wicaksono juga mengapresiasi sekolah yang melarang murid yang notabene masih di bawah umur untuk berkendara motor. 

Manajemen Arema FC Beber Alasan Pulangkan Milomir Seslija ke Malang, Manajer: Sudah sama-sama Tahu

"Ke depan polres dan pemerintah daerah  akan menggelorakan festival keselamatan di jalan untuk generasi milineal, fungsinya agara masyarakat mengerti tentang pentingnya keselamatan berkendara dan generasi melenial ini merupakan pelopornya," imbuhnya.

Senada dikatakan Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, dia berharap agar siswa-siswi selalu berdisiplin dan menaati peraturan baik di sekolah, seperti yang disampaikan Kapolres Madiun.

"Untuk pengendara kendaraan berontor usia harus 17 tahun, dan selalu mentaati tata-tertib dan selalu berhati-hati dalam berkendara," imbuhnya. 

Eceng Gondok Sungai Cantel Lebat saat Musim Hujan, Warga Sekitar Desa Tambak Sawah Sidoarjo Khawatir

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved