Pekerja Prostitusi Berkedok Layanan Pijat di Kediri Diduga Libatkan 4 Wanita di Bawah Umur

Empat wanita itu diduga dipekerjakan praktik prostitusi dari 48 wanita dan karyawan sekaligus pemilik tempat massage yang ditangkap.

Tribun Sumsel
Ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Prostitusi terselubung berkedok layanan pijat massage yang digerebek Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim di kota dan Kabupaten Kediri diduga kuat melibatkan wanita yang masih di bawah umur.

Informasi internal dari kepolisian menyebutkan, diduga ada empat wanita di bawah umur yang ditengarai dipekerjakan secara tidak senonoh di panti pijat tersebut.

Empat wanita itu diduga dipekerjakan praktik prostitusi dari 48 wanita dan karyawan sekaligus pemilik tempat massage yang ditangkap.

Rata-rata usia wanita pekerja panti pijat itu masih berusia belasan tahun, bahkan ada yang masih di bawah umur.

Remaja Putus Sekolah di Jombang Nekat Edarkan Pil Koplo, Terancam Dijerat Pasal 196 UU Kesehatan

Sebagian wanita yang di tangkap di Kediri itu diduga berperan menawarkan layanan prostitusi.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Festo Ari Permana mengatakan, pihaknya sudah memeriksa puluhan wanita sebagai saksi terkait kasus enam tempat layanan massage.

Namun, pihaknya enggan menerangkan terkait adanya wanita dibawah umur yang diduga terlibat jaringan prostitusi di Kediri tersebut.

"Nanti ya mengenai data kasus ini masih dilengkapi dirilis besok," ungkap AKBP Festo Ari Permana di Mapolda Jatim, Minggu (20/1/2019).

Sejumlah Wilayah di Sidoarjo Kebanjiran sesuai Hujan Deras, Warga Ramai-ramai Live di Media Sosial

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menambahkan, pihaknya memastikan akan ada tersangka terkait kejahatan asusila di Kediri ini.

Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, pihaknya fokus untuk menjerat mucikari yang bersangkutan sebagai tersangka.

"Pastinya ada tersangkanya akan dijerat pasal 296 dan 506 KUHP mengenai muncikari," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan, penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim membidik pemilik tempat massage diduga muncikari.

Siswa SD Tewas Tenggelam di Sungai Blabak Bojonegoro, Air Keluar dari Hidung Korban

Para pemilik tempat layanan panti pijat itu diduga berperan menyediakan hingga memfasilitasi praktik prostitusi terselubung berkedok layanan pijat di Kota dan Kabupaten Kediri.

Ada empat orang terduga muncikari yang berpotensi akan dijadikan tersangka prostitusi berkedok layanan pijat di Kediri.

Puluhan wanita muda yang bekerja sebagai terapis dan karyawan dari enam tempat layanan pijat lantaran diduga menyediakan layanan esek-esek pijat plus itu sudah dilimpahkan ke Dinsos Kediri.

Pihaknya memastikan ada yang ditetapkan tersangka sembari menunggu pemeriksaan lebih lanjut.(don).

Banjir dan Tanah Longsor di Jatisari Mojokerto, Warga Mengaku Trauma Setiap Lihat Air Sungai Naik

Sumber: Surya
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved