Breaking News:

Berita Pamekasan

25 Warga Pamekasan Terpapar Penyakit Demam Berdarah, Dinas Kesehatan Beri Warning Khusus

25 Warga Pamekasan Terpapar Demam Berdarah, Dinkes Pamekasan Beri Warning Warga Dengan Cara Khusus.

TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Petugas Dinas Kesehatan Pamekasan memasang Spanduk himbauan bahaya penyakit demam berdarah dengue (DBD), Zika dan Chikungunya, Rabu (23/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan minta warga mewaspadai bahaya virus penyakit demam berdarah dengue (DBD), Zika dan Chikungunya. Ini seiring makin bertambahnya warga yang terpapar penyakit tersebut.

Warning dan himbauan bahaya disampaikan dalam bentuk pemasangan spanduk di tempat strategis di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Satu diantaranya spanduk besar berukuran 6 x 4 meter yang termpampang di depan gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan.

Plt Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pamekasan, Ali Maksum mengatakan, di Kabupaten Pamekasan sejumlah penderita terus terpapar. Satu diantaranya korban bahkan sudah meninggal dunia.

"Selama satu bulan ini di tahun 2019 sudah positif dinyatakan kena DBD sekitar 25 orang. Satu di antaranya sudah meninggal, warga Desa Bangkes umur 7 tahun seorang laki-laki atas nama Wildan," ujarnya, kepada Tribunmadura.com, Rabu (23/1/2019).

Menurut Ali Maksum, penyakit DBD sering menyerang anak pada usia 5-14 tahun. Karena pada usia tersebut, anak-anak masih senang bermain.

Ada indikasi terkena DBD karena sering bermain ditempat yang kotor atau di halaman yang kumuh dan juga tergenang air.

"Biasanya di genangan air itulah nyamuk banyak berkembang biak dan menetaskan telurnya," tegasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved