Breaking News:

Berita Madiun

Pelajar Pemeran Video Panas di Madiun Dijerat UU Perlindungan Anak, Sebar Adegan Panas Bersama Pacar

Penyidik Satreskrim Polres Madiun menjerat R, siswa pelaku adegan video panas pelajar, dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

Tribun Sumsel
Ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Penyidik Satreskrim Polres Madiun menjerat R, siswa pelaku adegan video panas pelajar, dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

Pelaku akan dijerat pasal dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Tersangka R kami jerat dengan pidana percabulan anak pasal 81 dan pasal 85 yang diatur dalam Undang-undang Perlindungan Anak," kata Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro, Jumat ( 25/1/2019).

"Sesuai pasal itu, ancaman hukumannya paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara," sambung dia.

Ponpes Angkring Langgar Candi Islam Nusantara Madiun Dapat Kiriman Tabloid Indonesia Barokah

AKP Logos Bintoro menuturkan, tersangka R dijerat dengan tindak pidana percabulan terhadap anak karena saat kejadian, korban berinisial P masih di bawah umur.

"Pada saat kejadian masih di bawah umur," kata AKP Logos Bintoro.

AKP Logos Bintoro menambahkan, setelah polisi memeriksa saksi-saksi dan tersangka, saat ini berkas tersangka R dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mejayan, beberapa waktu lalu.

"Sudah tahap 1, berkas sudah di kejaksanan, tinggal P21," imbuhnya.

Jokowi Beri Remisi I Nyoman Susrama, Jurnalis dan Aktivis di Kota Malang Gelar Aksi

Sementara itu, polisi belum mengusut kasus penyebaran videonya karena orangtua korban baru melaporkan kasus percabulannya.

Diberitakan sebelumnya, siswa SMK swasta di Kabupaten Madiun, berinisial R, diduga nekat menyebar video mesum dengan pacarnya P.

Kepala Humas SMK swasta di Caruban, Aan Candra mengatakan, setelah video mesum itu viral, sekitar sebulan yang lalu, R dipanggil oleh BK sekolah.

Irfan Jaya Mengaku Cemas Banjir di Sulawesi Selatan, Berharap Kampung Halamannya Tak Terdampak

Kepada guru, awalnya R mengelak dan tidak mengakui telah merekam dan menyebarkan video itu.

Namun, setelah ditunjukan bukti-bukti, R mengaku dan menyesali perbuatannya.

Kepada guru, R mengaku menyebar video mesumnya dengan kekasihnya lantaran cemburu dan sakit hati.

"Infonya cemburu, dengan si perempuan, pernah saya tanya. Nggak terima kalau diputus," katanya. (rbp)

Satnarkoba Polres Mojokerto Kota Bekuk 2 Pengedar dan Pembeli Sabu seusai Transaksi Jual Beli

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved