Berita Surabaya
Indah Bordir Perluas Pasar, Buka Cabang Ketiga di Jalan MERR Rungkut Surabaya
Laila Cahyawati mengatakan, dibukanya gerai ketiga tersebut didasari oleh kebutuhan pakaian muslim dan batik yang sampai saat ini masih terus dicari.
Penulis: Arie Noer Rachmawati | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Indah Bordir, ritel fashion yang menyediakan kebutuhan pakaian muslim hingga batik, menambah jaringan ritelnya dengan membuka gerai ketiga di Jalan Ir Soekarno, MERR Rungkut, Surabaya.
Pemilik Indah Bordir, Laila Cahyawati mengatakan, dibukanya gerai ketiga tersebut didasari oleh kebutuhan pakaian muslim dan batik yang sampai saat ini masih terus dicari.
Hal ini berkaca pada dua gerai sebelumnya yakni di Sidoarjo dan Jalan Ngagel Surabaya, di mana animo masyarakat di kedua gerai tersebut tiap tahunnya terus meningkat.
"Untuk itu, agar bisa menjangkau konsumen lebih luas dan memenuhi kebutuhan fashion muslim dan batik terutama, kami menambah cabang ketiga," katanya usai peresmian gerai Indah Bordir cabang ketiga di Jalan Ir Soekarno, Sabtu (26/1/2019).
• Vanessa Angel Diduga Takut Ditahan Lantaran Mangkir 2 Kali dari Pemeriksaan Penyidik Polda Jatim
• Kecelakaan di Manyar Gresik, Pemuda Tewas Terlindas Truk saat Hendak Melatih Burung Peliharaan
Dia menjelaskan, di tiap-tiap cabang Indah Bordir membidik konsumen yang berbeda-beda.
Misalnya cabang di Jalan Ngagel Surabaya, pihaknya membidik konsumen yang lebih membutuhkan pakaian muslim.
"Karena di sana memang 75 persen kebutuhan yang disediakan ialah pakaian muslim. Sedangkan di cabang ketiga ini lebih banyak ke batik," jelasnya.
Sementara cabang di Sidoarjo, dia menyediakan semua kebutuhan fashion.
• Warna Surat Suara Pemilu 2019, KPU Sampang Sebut 5 Perbedaan Warna Jadi Kendala Pemilih Pedalaman
• KPU Sampang Siap Sosialisasi Lewat Sosial Media Soal Perbedaan Warna Surat Suara Pemilu 2019
Hanya saja mayoritas konsumen ialah para rombongan baik di sekitar wilayah Indah Bordir maupun luar kota.
"Karena kalau cabang di Sidoarjo sudah menjadi jujugan pariwisata bagi masyarakat luar Sidoarjo baik untuk oleh-oleh maupun lainnya," tambahnya.
Laila menambahkan, untuk pasokan (supply) pakaian muslim maupun batik yang disediakan Indah Bordir, pihaknya menggandeng lebih dari 100 mitra baik home industri maupun pabrikan.
Sistem antara Indah Bordir dengan para supplier ialah beli putus bukan titip. Dalam artian sekali melakukan transaksi agar tidak ada beban satu sama lain.
• Honda Beat dan Vario Dominasi Penjualan Motor Honda Sepanjang 2018, Pertumbuhan Capai 11,1 Persen
• Harga Ikan di Tuban Merangkak Naik, Kenaikan Dipengaruhi Tak Ada Aktivitas Nelayan Melaut
"Dulu memang pemasoknya banyak yang home industri atau tradisional terutama pakaian bordir," papar Laila.
"Namun, sekarang kan bordir lama jadi ada beberapa yang langsung barang jadi dari pabrikan. Beli barangnya sistem beli putus supaya sama-sama tidak ada beban," sambung dia.
Meski begitu, lanjut Laila, kebutuhan fashion di Indah Bordir selalu mengikuti tren yang ada di pasaran agar bisa menggaet minat konsumen sekaligus membuat konsumen bisa melakukan repeat order.
"Kalau tidak begitu bisa ketinggalan seperti kebaya brokat untuk pergi kondangan dibuat sederhana namun elegan," imbuhnya.
• Penipuan Jual Beli Ponsel di Malang, Ibu Satu Anak Raup Keuntungan Ratusan Juta Rupiah
• Sebuah Warung di Mojokerto Rusak Tertimpa Pohon Tumbang usai Diguyur Hujan dan Angin Kencang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/indah-bordir-cabang-ketiga.jpg)