Berita Malang
Tabloid Indonesia Barokah Diduga Berisi Konten Hoaks dan Picu Perpecahan Berbagai Pihak
Bawaslu Kabupaten Malang menduga, tabloid tersebut mengandung konten hoaks dan tak ada alamat redaksi yang jelas.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah sontak mengagetkan publik Kabupaten Malang jelang pelaksanaan Pemilu 2019.
Mengetahui temuan tersebut, Bawaslu Kabupaten Malang langsung bergerak dengan melakukan pencegahan peredaran tabloid tersebut di wilayahnya, Jumat (25/1/2019).
Bawaslu Kabupaten Malang menduga, tabloid tersebut mengandung konten hoaks dan tak ada alamat redaksi yang jelas.
Karena itu, Bawaslu Kabupaten Malang menyebut, Tabloid Indonesia Barokah rawan menimbulkan perpecahan.
• Fakta Penemuan 5 Mayat di Malang Selama Januari 2019, Sosok Tanpa Kepala hingga Dugaan Bunuh Diri
• Honda Surabaya Center Kenalkan Fitur Brio dalam Web Series di Kanal Digital Gaet Pengguna Milenial
Tabloid Indonesia Barokah tersebut dikirim dari wilayah Kota Bekasi melalui kantor pos dan tak ada nama dan alamat yang jelas dari sang pengirim.
Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva menjelaskan, penyebaran tabloid tersebut diduga telah terdistribusikan di 33 kecamatan di Kabupaten Malang.
"Saat ini, kami masih terus lakukan pencegahan terkait beredarnya tabloid yang berisi konten sensitif tersebut, melalui Panwascam di 33 Kecamatan. Kini kami juga telah melaporkan itu ke Polres Malang," terang George Da Silva ketika dikonfirmasi, Jumat (25/1/2019).
• Fakta-fakta Sepasang Kekasih Tewas di Hotel Pamekasan, Asmara Keduanya Sempat Akan Berakhir
• Polisi Imbau Warga Melapor Jika Temukan Debt Collector Pakai Kekerasan saat Tarik Kendaraan Kreditur
George Da Silva menuturkan, pihaknya belum mengetahui detail soal isi dari tabloid tersebut.
Namun pihaknya menduga ada konten sensitif dalam Tabloid Indonesia Barokah dapat memecah belah pihak.
George Da Silva menjelaskan sedikit mengenai adanya isi gagasan yang mengandung hoaks dan menyudutkan dari kedua kandidat Pilpres 2019.
Berdasarkan pantauan pihaknya, sejauh ini ada 35 eksemplar Tabloid Indonesia Barokah tersebar di Kecamatan Karangploso.
• Tahun Baru Imlek, Ah Yat Abalone Restoran Java Paragon Hotel Hadirkan Interior Eksklusif
• Diupah Rp 1 Juta per Motor, Debt Collector di Surabaya Rampas Paksa hingga Aniaya Kreditur Menunggak
Jika dikalkulasikan, asumsinya di 33 kecamatan di Kabupaten Malang bakal ada sekitar 1.115 eksemplar seandainya memang tersebar rata.
“Masih belum semuanya, kami belum pastikan detailnya berapa dan wilayah mana saja, ”paparnya.
Di sisi lain, Kepala Cabang Kantor Pos Kepanjen, Endro Sariyono menerangkan, memang ada kiriman ribuan tabloid yang diterimanya dari Bekasi pada Senin (21/1/2019).
“Tak ada alamat pengirimnya. Tapi alamat pengirim dari kota Bekasi. Kami mendapat laporan dari Bawaslu jika ada paket berisi tabloid yang tidak layak beredar, Jumat siang Bawaslu dan Anggota Kepolisian datang untuk memeriksa,” jelasnya. (ew)
• Kebakaran di Bojonegoro, Rumah Milik Warga Setempat Hangus Dilahap Api Akibat Konsleting Listrik
• Babak 32 Besar Piala Indonesia, Arema FC dalam Keadaan Percaya Diri Jamu Persita Tangerang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/tabloid-indonesia-barokah-yang-disita.jpg)