Berita Malang

Sutiaji Pastikan Tabloid Indonesia Barokah Tak Beredar di Kota Malang: Jangan Buat Kekacauan di Sini

Sutiaji mengatakan, Tabloid Indonesia Barokah kini sudah diamankan sehingga tidak lagi tersebar di wilayah Kota Malang.

Sutiaji Pastikan Tabloid Indonesia Barokah Tak Beredar di Kota Malang: Jangan Buat Kekacauan di Sini
SURYA/Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji, seusai membuka Lomba Kicau Burung di Lapangan Rampal pada Minggu (27/1/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji, menanggapi isu terkait peredaran Tabloid Indonesia Barokah di Kota Malang.

Sutiaji mengatakan, Tabloid Indonesia Barokah kini sudah diamankan sehingga tidak lagi tersebar di wilayah Kota Malang.

Ia membenarkan bahwa sempat ada pihak-pihak yang ingin menyebarkan Tabloid Indonesia Barokah ke Kota Malang.

"Kota Malang ini sudah kondusif. Jangan buat kekacauan di kota ini. Tidak akan pernah bisa," kata Sutiaji seusai membuka Lomba Kicau Burung di Lapangan Rampal pada Minggu (27/1/2019).

3 Sekawan di Tulungagung Nekat Curi Telur Ayam Majikannya, Seminggu Untung Rp 300 Ribu

Jalan Kartini dan Jalan Yos Sudarso Kota Mojokerto Terapkan Sistem Satu Arah

Dalam menciptakan suasana yang kondusif, Sutiaji melakukan koordinasi dengan jajaran Forkopimda Kota Malang.

Menurutnya, penyebaran Tabloid Indonesia Barokah tersebut kini sudah dalam pantauan pihak keamanan di Kota Malang.

"Sejauh ini sudah kami pantau. Di sini kami memiliki basic yang kuat, jadi jangan coba-coba untuk membuat kekacauan di Kota Malang," jelasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 1081 amplop yang diduga berisi Tabloid Barokah telah berada di Kantor Pos Malang, Sabtu (26/1/2019).

Mahasiswa UTM Gelar Jalan Jalan Sehat Perpisahan Pengabdian di Desa Buddagan Pamekasan

Forum Wartawan Tuban Tuntut Jokowi Cabut Remisi untuk I Nyoman Susrama

Dari alamat yang tertera di amplop tersebut, Tabloid Indonesia Barokah rencananya akan dikirim ke masjid dan pondok pesantren di wilayah Malang Raya.

Kini, tumpukan amplop itu masih tersimpan di gudang Kantor Pos Malang.

"Kami memastikan, tabloid itu belum tersebar ke masyarakat," kata Sutiaji.

"Jika memang sasarannya itu ke masjid dan pondok pesantren, maka kami akan melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait termasuk masjid dan ponpes itu sendiri," ucapnya.

Jaksa Kejaksaan Negeri Gresik Blusukan ke Sejumlah Sekolah untuk Penyuluhan Hukum Siswa di Gresik

Karyawan Swasta Pengedar Pil Koplo di Pasuruan Diringkus Polisi, Jualan Narkoba untuk Tambahan Biaya

Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved