Berita Madiun

POM Mini di Madiun Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar di Sekujur Tangan dan Punggung

Akibat kejadian, pemilik POM mini, M Kholil (60), mengalami luka bakar di sekujur tangan dan punggung.

SURYA/RAHADIAN BAGUS
Kapolsek Geger, AKP Sugeng, bersama anggotanya melakukan olah TKP POM mini terbakar di Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, terbakar, Kamis (31/1/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Sebuah mesin pengisian BBM atau POM mini di Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, terbakar, Kamis (31/1/2019) siang.

Akibat kejadian, pemilik POM mini, M Kholil (60), mengalami luka bakar di sekujur tangan dan punggung.

Kapolsek Geger, AKP Sugeng menuturkan, kejadian itu bermula saat Kholil sedang mengisi mesin pengisian BBM dengan dua jerigen bahan bakar jenis pertalite.

Namun, baru diisi satu jerigen, ternyata sudah penuh dan luber, hingga tumpah.

Selama Januari 2019, RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Layani 172 Pasien DBD

Saat pertalite tumpah, Kholil berusaha mencabut steker atau colokan listrik mesin pengisian BBM.

Namun, diduga terjadi percikan listrik dan menyulut pertalite yang tumpah.

Tak pelak, api langsung menjalar dan membakar mesin pengisian BBM.

"Jadi Pak Kholil, sedang mengisi pertalite, dua jerigen. Baru jerigen pertama, tumpah," kata AKP Sugeng.

Vanessa Angel Resmi Jadi Tahanan Polda Jatim Meski Masih Jalani Perawatan di Rumah Sakit

"Lalu Pak Kholil berusaha mencabut aliran listrik, diduga ada percikan api, sehingga menyambar pertalite yang tumpah," sambung dia.

Selain membakar mesin pengisian BBM hingga ludes, api juga sempat menjalar ke warung milik Kholil.

Bahkan, api sempat menjalar ke punggung dan sekujur tubuh Kholil.

Beruntung anak korban, Reza Hendi Kurniawan (25) berada di lokasi dan segera menolong ayahnya yang terbakar.

Osvaldo Haay Dapat Restu dari Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia untuk Berangkat ke Spanyol

Reza dibantu warga setempat, berhasil memadamkan api yang membakar mesin pengisian BBM, sekitar satu jam kemudian.

AKP Sugeng menambahkan, korban yang mengalami luka bakar di sekujur tangan dan punggung, segera dibawa ke RSUD dr.Soedono, untuk mendapat perawatan.

Dia menambahkan, di wilayah Kecamatan Geger, memang banyak terdapat POM mini, sedangkan di Desa Sumberejo, terdapat empat kios POM mini.

"Saat ini mulai banyak, menjamur. Karena pakai pompa listrik, jadi berbahaya. Kalau manual, pakai botol, saya pikir malah lebih aman," katanya. (rbp)

Kabupaten Banyuwangi Siapkan 3 Destinasi Wisata Raih Predikat Global Geopark Network UNESCO

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved