Breaking News:

Berita Ponorogo

Ponorogo Status KLB DBD, Dinkes Siap Fogging Menyeluruh di 17 Kecamatan untuk Berantas Nyamuk

Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Rahayu Kusdarini mengatakan, pihaknya berencana akan melakukan fogging secara menyeluruh.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
nurse.com
ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Rahayu Kusdarini mengatakan, pihaknya berencana akan melakukan fogging secara menyeluruh di 17 kecamatan di Kabupaten Ponorogo.

Menurut Rahayu Kusdarini, pihaknya akan menggunakan mobil fogging yang dipinjam dari Dinkes Jatim mulai Senin (4/2/2019) mendatang.

"Setiap hari kami lakukan fogging, di daerah yang terindikasi perlu dilakukan fogging. Akan tetapi karena sudah ditetapkan KLB, akan dilakukan fooging secara menyeluruh di seluruh kecamatan," kata Rahayu Kusdarini.

"Setiap hari kami lakukan fogging, di daerah yang terindikasi perlu dilakukan fogging. Akan tetapi karena sudah ditetapkan KLB, akan dilakukan fooging secara menyeluruh di seluruh kecamatan," sambung dia.

5 Nelayan Asal Sumenep yang Sempat Menghilang Dipastikan Selamat, Ditemukan Berada di Situbondo

Dinas Kesehatan Ponorogo melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara serentak di seluruh Kabupaten Ponorogo untuk mencegah merebaknya kasus demam berdarah dengue (DBD), Jumat (1/2/2019).

"Kami melakukan PSN secara serentak di seluruh Kabupaten Ponorogo, sebagai langkah untuk membasmi jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti," ucap Rahayu Kusdarini.

Rahayu Kusdarini menjelaskan, banyaknya nyamuk di Kabupaten Ponorogo disebabkan karena faktor cuaca.

Penolakan Kilang Minyak Pertamina Rosneft di Tuban, Jokowi: Sampaikan ke Bupati atau Gubernur

"Faktor cuaca. Panas-hujan, panas-hujan, kalau sekalian hujan deras kan sekalian hujan deras kan mengalir," jelas Rahayu Kusdarini.

"Kalau panas-hujan, panas-hujan, banyak terjadi genangan dipakai berkembang biak nyamuk," sambungnya.

Dia menambahkan, dibutuhkan kerjasama semua pihak khususnya masyarakat untuk melakukan PSN secara rutin, minimal seminggu sekali.

Dinkes Jember Catat Terjadi Peningkatan Kasus DBD, Paling Banyak di Jenggawah dan Sumbersari

Sebab fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, namun tidak membunuh jentik nyamuk.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dengan 3M, yaitu menguras bak mandi, menutup penampungan air, dan mengubur barang untuk memutus siklus hidup jentik nyamuk.

"Bila ada keluarga yang sakit panas, selama dua hari berturut-turut segera diperiksakan ke dokter atau puskesmas," tambahnya (rbp)

Ponorogo Tetapkan Status KLB Demam Berdarah Dengue, 4 Pasien Dinyatakan Meninggal

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved