Breaking News:

Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Sedati Sidoarjo, Polisi dan TNI Bantu Perbaiki Rumah Korban

Sejumlah anggota Polsek Sedati ikut membantu melakukan perbaikan terhadap sejumlah rumah yang menjadi korban puting beliung, Minggu (3/2/2019).

TRIBUNMADURA.COM/M TAUFIK
Petugas kepolisian bersama TNI dan beberapa pihak saat membantu memperbaiki rumah-rumah korban puting beliung di Sedati, Sidoarjo, Minggu (3/2/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Sejumlah anggota Polsek Sedati ikut membantu melakukan perbaikan terhadap sejumlah rumah yang menjadi korban puting beliung, Minggu (3/2/2019).

Selain anggota kepolisian, nampak juga personil TNI dan sejumlah warga yang ikut kerja bakti.

Mereka membantu membersihkan puing-puing reruntuhan dan membantu memperbaiki atap rumah yang rusak.

Dul Menangis Saat Menyanyi Gantikan Ahmad Dhani di Konser Dewa 19 Reuni, Akui Sempat Gugup

Gang di Jalan Kampung Malang Surabaya Masuk Kategori Zona Double Red, Ini Penjelasan PMK Surabaya

"Sementara, beberapa rumah atapnya kita kasih terpal. Itu supaya ketika ada hujan turun rumah tetap bisa dihuni oleh pemiliknya," kata Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta, Minggu siang, (3/2/2019).

AKP I Gusti Made Merta menyebutkan ada puluhan rumah yang menjadi korban puting beliung di kawasan Sedati. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (2/2/2019) sore, bersamaan hujan deras yang mengguyur di sana.

Di Sedati, dari pendataan yang dilakukan polisi, terhitung ada 92 rumah yang menjadi korban. Ada yang rusak parah dan ada rusak ringan. Tapi semua kerusakan terjadi di bagian atap rumah.

Bak Seorang Presiden, Wali Kota Malang Dikawal Pasukan Mirip Paspampres

Rinciannya, di Desa Kwangsan ada 27 rumah, Desa Pepe ada 60 rumah rusak ringan dan 3 rusak berat, di Gesik Cemandi ada 3 rumah rusak ringan, dan di Desa Cemandi ada 2 rumah rusak ringan.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Rumah-rumah yang rusak ringan juga sudah diperbaiki. Dalam upaya ini, kami bersama BPBD, Koramil, Kecamatan, dan warga ikut membantu membersihkan puing reruntuhan, serta memasang terpal di atap rumah yang rusak berat," urai Kapolsek.

Informasi yang berhasil dihimpun, selain di Sedati, angin kencang yang datang bersamaan hujan deras, Sabtu kemarin juga mengakibatkan sejumlah rumah di Kecamatan Buduran rusak.

Yakni di Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, yang terhitung ada delapan rumah rusak. Serta di Desa Damarsih, Kecamatan Buduran, ada sekitar 32 rumah menjadi korban. Termasuk Kantor Unit Pembantu Puskesmas dan SMP Wachid Hasyim yang atapnya mengalami kerusakan. (M Taufik)

Penulis: M Taufik
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved