Rumah Politik Jatim

Khofifah Tetap Semangati Warga Pamekasan Untuk Dukung Jokowi-KH. Maruf Amin

Acara Istigosah Kubro Pemenangan Jokowi-Makruf Amin Diterjang Puting Beliung, Khofifah minta warga Pamekasan tetap bersemangat.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Khofifah saat mengajak para jamaah di Gedung Islamic Center Pamekasan doa bersama, sesaat usai angin puting beliung menerjang lokasi tersebut, Senin (4/2/2019). 

Kiai Afifudin Toha Rois Surya NU Pamekasan yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam, Kadus, Pamekasan mengatakan selama ini perhatian Jokowi ke Madura begitu besar. 

"Kami sendiri bisa merasakan dampak manfaat dari gratisnya Jembatan Suramadu. Kebijakan itu membuat ekonomi di Madura menjadi lancar dan tidak perlu lagi bayar, dulu sekali jalan harus bayar Rp 30 ribu," kata Kiai Afifuddin. 

BREAKING NEWS - #Save Vanessa Angel Korban Prostitusi Online, Barisan Emak-emak Demo Polda Jatim

Sopir Xpander Penabrak 4 Motor dan Sebabkan Nyawa Melayang di Sidoarjo, Ternyata Mantan Ketua DPRD

Selain itu, Kiai Afifuddin itu juga menyebut, bahwa perhatian Jokowi ke dunia pesantren begitu besar.  Mulai ditetapkannya Hari Santri Nasional,  dan banyaknya program pendidikan untuk pesantren. 

Keberhasilan dan perhatian Jokowi yang dirasakan itulah yang membuat para kiai se Pamekasan ini sepakat satu suara untuk Jokowi. 

Ditambah lagi keberadaan Kiai Ma'ruf yang merupakan mantan Rais Aam PBNU dan mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia,  membuat para ulama Madura yang kental sisi religiusnya ini tak ragu memilih Jokowi-Makruf.

"Dengan didampingi Kiai Ma'ruf insyaallah kami tak ragu memilih Jokowi-Kiai Ma'ruf,  nomor 1," katanya.

Dalam kesempatan itu Kiai Asep Syaifuddin Chalim mengatakan bahwa forum ini adalah forum strategis dalam proses menggalang dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf.

Sebab yang berkumpul bukan hanya kiai stuktural NU saja melainkan juga para kiai kultural alias para kiai kampung Pamekasan. 

"Pilpres tahun 2019 bukan sekedar pertarungan paslon 01 dan 02, tapi juga pertarungan dan pertaruhan ideologis antara aswaja dan salafi, antara NU dan lainnya. Maka kita harus berjuang memenangkan aswajah, titipkan pada Jokowi-Kiai Makruf," tegas Kiai Asep.

Istri Sedang Hamil 8 Bulan, Pria di Malang ini Selingkuhi ABG dan 5 Kali Hubungan Intim Hingga Hamil

Mau Pulang ke Rumah Merayakan Hari Ultah Istri, David Malah Dapati Istrinya Tewas Dengan Selingkuhan

Kiai Asep tak memungkiri bahwa di Pilpres ini,  menimbulkan persaingan yang ketat terutama dengan adanya media sosial. Yang membuat Pilpres banyak dibumbui dengan pertarungan hoaks.

Namun dengan tegas Kiai Asep meminta pada kiai dan ulama se Pamekasan untuk tidak terpancing hoaks. Dan tidak pula membalasnya dengan hoaks pula. Melainkan membalasnya dengan menyebarkan prestasi pemerintahan Jokowi. 

"Dengan banyaknya hoaks,  kita bacakan saja hizbun nashor, kita doakan supaya hoaks yang mereka sebarkan menamparkan muka mereka sendiri.  Sebagaimana apa yang terjadi pada Ratna Sarumpaet dan juga Ahmad Dhani," pungkas Kiai Asep yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Ammanatul Ummah tersebut. (Kuswanto Ferdian/Fatimatuz Zahroh)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved